Anthony Ginting Akui Cederanya Cukup Parah, tapi...

Anthony Ginting Akui Cederanya Cukup Parah, tapi...

Olahraga | inews | Kamis, 27 Maret 2025 - 10:10
share

JAKARTA, iNews.id - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mengakui cederanya parah. Tapi untungnya dia tidak harus naik meja operasi.

Ginting cedera tulang rawan dan peradangan otot di bahu bagian kanan. Rasa sakit itu sudah dirasakan sejak persiapan Olimpiade Paris 2024 hingga akhirnya memburuk pada awal 2025.

Sejak mundur dari Malaysia Open 2025, Ginting telah absen di berbagai turnamen seperti India Open, Indonesia Masters hingga All England 2025. Terbaru, dia juga mundur dari Badminton Asia Championships 2025 yang akan berlangsung pada 8-13 April 2025. 

Berbicara tentang situasi cederanya, pemain berusia 28 tahun itu mengatakan cederanya cukup kompleks. Pasalnya cedera bahu bisa melibatkan banyak hal dan memiliki dampak lebih luas jika tidak ditangani sejak awal.

"Kalau dari hasil MRI medisnya bilang cukup parah. Cuma dengan kondisi saya, dokter jelasin lagi kan atlet itu super human bukan kayak manusia pada umumnya jadi memang enggak bisa disamakan MRI menyatakan A, sudah pasti A," kata Ginting di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Kamis (27/3/2025).

"Jadi makanya setelah hasil MRI ada pengecekan klinis, fisik, segala macam. Itu yang benar-benar kita cross check sesuai tidak sama hasilnya? Kalo di MRI nya A nya bermasalah, cuma pas gerakan ini enggak bermasalah, berarti kita bisa enggak terlalu diperhatikan. Ada hal lain yang memang harus lebih diperhatikan," tambahnya.

Menurutnya cedera bahu memang sulit ditangani. Hal ini yang membuatnya harus rela hanya jadi penonton di berbagai turnamen di awal 2025.

"Makanya bisa dibilang cederanya cukup kompleks. Karena kan bahu, saya juga baru belajar sih, bahu kan ada beberapa tendon. Kalau lutut kan gerakannya maju mundur aja. Kalau ini (bahu) kan kita mute, jadi ada 4 tendon dan beberapa tendon dr support-nya itu yang memang ada masalah," imbuhnya.

"Jadi masalahnya bukan cuma di sini aja, bisa jadi masalah bukan cuma ini. Kemarin habis dijelasin lagi dari bagian belakang ada kaitannya. Sebenarnya bukan masalah, cuma enggak sakit, cuma ada kaitannya kenapa si ini bisa sakit," kata Ginting lagi.

Situasi ini menyebabkan Ginting harus menjalani pemulihan cukup lama untuk bisa sembuh total. Bahkan ia sudah mengajukan protect ranking kepada BWF yang bisa digunakan selama enam bulan ketika harus absen di beberapa turnamen.

Meski begitu, Ginting menyatakan bersyukur karena tidak memerlukan operasi untuk menyembuhkan kondisi cedera tersebut. Hanya saja cedera bahu yang dia alami ini sedikit kompleks dan memerlukan penanganan khusus.

"Kemarin sih dari dokternya bilang itu jauh dari kata operasi puji Tuhan. Cuma memang harus lebih diperhatikan saja karena seperti yang tadi saya bilang, lumayan tricky dan kompleks dari struktur tubuhnya," tutup Ginting. 

Topik Menarik