Bersua Prancis di Semifinal Piala Dunia 2022, Pelatih Maroko Sebut Achraf Hakimi Termotivasi Kalahkan Kylian Mbappe
TIMNAS Maroko akan melakoni laga berat kontra Prancis di semifinal Piala Dunia 2022 . Walid Regragui selaku pelatih tim berjuluk Singa Atlas itu menyebut pemain andalannya, Achraf Hakimi termotivasi untuk mengalahkan rekan setimnya di PSG, Kylian Mbappe yang membela Prancis.
Laga tersebut akan tersaji di Stadion Al Bayt, Qatar pada Kamis (15/12/2022) pukul 02.00 WIB. Maroko akan mendapat ujian berat mengingat Prancis merupakan tim unggulan dan juara bertahan Piala Dunia 2018.
Menjelang laga itu, Walid Regragui berkomentar terkait kekuatan lini serang Prancis yang diperkuat oleh Kylian Mbappe. Namun, ia menganggap kekuatan Les Bleus bukan hanya terletak terhadap Mbappe saja, melainkan banyak pemain lain yang juga harus diwaspadai seperti Antoine Griezmann.
Kendati begitu, Walid menyebut Hakimi telah mengantongi celah yang dimiliki Mbappe lantaran telah bermain satu tim di PSG. Meskipun, anak asuhnya itu juga harus bisa mematikan pergerakan dari Ousmane Dembele yang kerap memberikan suplai bola ke Mbappe.
"Jika ada yang mengenal Mbappe lebih baik dari (anak asuh) saya, itu adalah Achraf Hakimi. Kami tidak akan melakukan sesuatu yang istimewa karena sayangnya Prancis bukan hanya Griezmann. Dembel adalah pelengkap sempurna untuk Kylian," ungkap Walid Regragui, dilansir dari Marca, Rabu (14/12/2022).
Menariknya, Walid Regragui mengatakan bahwa duel antara Hakimi dengan Mbappe akan menjadi duel yang sangat ketat. Bahkan, ia menyebut Hakimi sangat bersemangat untuk bisa memenangkan duel dengan rekan setimnya di Les Parisiens -julukan PSG- itu.
"Ini akan terjadi untuk menjadi duel yang bagus antara Achraf dan Mbappe. Kylian harus dijegal tetapi tidak hanya dia. Hakimi sangat termotivasi untuk memenangkan temannya," tandasnya.
Sebatas informasi, Maroko adalah tim kuda hitam yang telah memberikan banyak kejutan di Piala Dunia 2022 ini. Perjalanan Singa Atlas ke semifinal terbilang mulus setelah menghempaskan Spanyol di babak 16 besar, dan menyingkirkan Portugal di babak perempatfinal.