3 Korban Helikopter Jatuh di Sungai Barito Dievakuasi, 1 Kru Meninggal Dunia

3 Korban Helikopter Jatuh di Sungai Barito Dievakuasi, 1 Kru Meninggal Dunia

Nasional | sindonews | Minggu, 8 November 2026 - 21:05
share

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin resmi mengusulkan penutupan Operasi SAR kecelakaan helikopter Super Puma H-225 di Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026). Dalam operasi pencarian dan pertolongan tersebut, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh tiga korban yang berada dalam helikopter.

Dari jumlah tersebut, dua orang korban ditemukan dalam kondisi selamat, sementara satu orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD).

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Baca Juga: Update Helikopter Sewaan BNPB Jatuh di Sungai Barito: 2 Orang Selamat, 1 Masih Dicari

"Keberhasilan evakuasi seluruh korban merupakan hasil kerja sama, sinergi, dan koordinasi yang baik dari seluruh unsur SAR gabungan. Kami mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh personel yang telah melaksanakan tugas kemanusiaan ini, khususnya para penyelam yang terlibat langsung dalam proses evakuasi korban,' katanya dalam keterangan tertulis. Dua korban selamat diketahui bernama Hugh Andrew John Page dan M. John Betterridge, yang merupakan pilot berkewarganegaraan Australia. Sementara, satu korban meninggal dunia bernama Yayan Supyansuri (39), yang bertugas sebagai Helicopter Landing Officer (HLO).

Proses evakuasi korban terakhir dilaksanakan pada pukul 18.08 Wita melalui penyelaman yang melibatkan satu personel penyelam Basarnas dan tiga penyelam dari potensi SAR. Korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Janamas, Kalimantan Tengah.

Sebelum pelaksanaan evakuasi, Tim SAR Gabungan terlebih dahulu melaksanakan briefing pada pukul 17.50 Wita untuk mematangkan kesiapan personel, peralatan, serta menentukan metode pencarian dan evakuasi yang efektif dan efisien.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, pada pukul 18.25 Wita dilaksanakan debriefing sekaligus penutupan operasi. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing, sementara Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin melaksanakan perjalanan kembali menuju kantor."Meski dalam operasi ini terdapat satu korban yang ditemukan meninggal dunia, kami bersyukur dua korban lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.

Dalam pelaksanaan operasi, sejumlah sarana dan peralatan dikerahkan, meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB), rescue car, rubber boat, peralatan water rescue, alat komunikasi, Aqua Eye, serta peralatan selam dan perlengkapan pendukung lainnya.

Dengan telah ditemukannya seluruh korban dan dilaksanakannya debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat, Operasi SAR kecelakaan helikopter Super Puma H-225 di perairan Sungai Barito dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

Topik Menarik