Helikopter Jatuh di Sungai Barito, BNPB: Seluruh Kru Selamat
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tiga kru helikopter WB Super Puma VH-HGM berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Helikopter tersebut sebelumnya dilaporkan jatuh di perairan Sungai Barito, tepatnya di kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
"Berdasarkan laporan awal, seluruh kru dilaporkan dalam kondisi selamat," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Minggu (8/11/2026).
Berton menjelaskan helikopter itu terjatuh saat melakukan operasi pengeboman air atau water bombing. Helikopter diketahui kehilangan kendali saat bermanuver setelah mengambil air dengan bambi bucket di sungai.
Adapun Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi telah menerima laporan pendahuluan terkait insiden jatuhnya armada udara ini. "Saat ini, tim terkait masih bersiaga di lapangan dan laporan lengkap mengenai kronologi serta penyebab pasti kecelakaan sedang disusun untuk segera disampaikan kepada publik dan pihak berwenang," ujarnya.
Sebelumnya, helikopter jenis WB Super Puma VH-HGM dilaporkan terjatuh di Sungai Barito, Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Minggu 8 November.
"Telah terjadi kecelakaan heli WB Super Puma VH-HGM jatuh ke Sungai Barito," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Minggu.
Berton menjelaskan helikopter tersebut merupakan helikopter yang disewa BNPB. Adapun helikopter tersebut, dijelaskannya, mengangkut tiga kru.










