Gugur saat Padamkan Karhutla, Sertu Heri Prasetyo Dimakamkan secara Militer di Trenggalek
TRENGGALEK, iNews.id - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Sertu Heri Prasetyo di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026). Jenazah prajurit TNI Angkatan Darat (AD) tersebut tiba setelah gugur dalam kecelakaan helikopter MI-17 saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan kerabat. Sejumlah anggota keluarga bahkan tampak histeris karena tidak kuasa menahan kesedihan kehilangan orang terkasih.
Setelah disalatkan di musala setempat, jenazah disemayamkan sejenak di rumah duka. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Trenggalek untuk dimakamkan dengan upacara militer.
Prosesi pemakaman dipimpin langsung Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita selaku inspektur upacara. Pemakaman secara militer tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada Sertu Heri yang gugur saat menjalankan tugas negara.
Sertu Heri merupakan satu dari tiga prajurit TNI AD yang meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter MI-17 bernomor registrasi HA-5325. Helikopter tersebut mengalami kecelakaan ketika digunakan untuk mendukung misi pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah.
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan, pemerintah akan memenuhi hak-hak keluarga prajurit yang gugur. Pemenuhan tersebut meliputi beasiswa pendidikan bagi anak almarhum serta santunan dari ASABRI dan TNI AD.
"Kita semua berdoa, mudah-mudahan almarhum alam baiknya diterima oleh Allah SWT," ucap Jenderal TNI Tandyo.
Selain itu, Presiden juga akan memberikan rumah kepada masing-masing keluarga prajurit yang menjadi korban kecelakaan helikopter tersebut.
Pemakaman ini menjadi penghormatan terakhir TNI AD kepada Sertu Heri Prasetyo. Dia gugur saat menjalankan tugas negara dalam misi penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.










