Namanya Masuk Daftar Penyadapan Jenderal Listyo Cs, Hercules: Aku Makin Hebat Saja
JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, menanggapi kabar namanya masuk dalam daftar sasaran penyadapan dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
"Saya kemarin lihat, saya juga masuk urutan nomor 25 ya, lah ini aku makin hebat saja ini," kelakar Hercules kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/11/2026).
Hercules mengaku tidak menyangka namanya turut masuk dalam daftar tersebut. Sebab, dia merasa hanya orang biasa dan bukan pejabat negara.
"Berarti Hercules termasuk diperhitungkan ya? Padahal saya biasa-biasa saja," ujarnya.
Meski demikian, Hercules menyampaikan keprihatinannya atas dugaan penyadapan ilegal yang disebut menyasar Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara.
Menurutnya, dugaan penyadapan tersebut merupakan persoalan serius, terlebih jika dilakukan oleh pihak yang seharusnya mendapat amanah menjaga keamanan negara dan melindungi masyarakat.
"Saya pribadi dan juga sebagai Ketua Umum organisasi masyarakat ikut prihatin," jelasnya.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, dan akses ilegal (illegal access).
Salah satu tersangka disebut merupakan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan.
Dua tersangka lainnya yakni Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta dan Irjen Eko Hadi Santoso. Sementara itu, seorang lainnya berinisial Irjen SU masih diperiksa sebagai saksi.










