Profil Plt KSP Ariyo Windutomo, Jenderal Tempur Kepercayaan Prabowo yang Miliki Karier Mentereng

Profil Plt KSP Ariyo Windutomo, Jenderal Tempur Kepercayaan Prabowo yang Miliki Karier Mentereng

Nasional | okezone | Rabu, 4 November 2026 - 12:47
share

JAKARTA -  Letnan Jenderal (Letjen) Ariyo Windutomo ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Presiden (KSP). Ia menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang terjerat kasus dugaan penyadapan Presiden.

"Bapak Presiden telah menandatangai Keputusan Presiden berkenaan pemberhentian saudara Listyo Sigit Praowo sebagai Kepala Staf Presiden, dan untuk selanjutnya Bapak Presiden menunjuk Pelaksana Tugas Letnan Jenderal Ariyo Winduutomo untuk menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas kepala staf presiden," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Rabu (4/11/2026).

Diketahui, Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, dan akses ilegal atau illegal access. Salah satu tersangka adalah mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, yang juga menjabat KSP.

Dua tersangka lainnya yakni Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta dan Irjen Eko Hadi Santoso. Sementara itu, satu orang berinisial Irjen SU masih diperiksa sebagai saksi.

Profil Ariyo Windutomo

Ariyo Windutomo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1996 kecabangan infanteri. Dia memiliki karier mentereng selama berkiprah di militer. Aryo juga banyak bertugas di Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Saat berpangkat mayor, Ariyo menjabat sebagai kepala staf Komando Distrik Militer (Kodim) Depok pada 3 Mei 2011.  Setelah itu, dipindahtugaskan ke staf teritorial Komando Daerah Militer (Kodam) Cenderawasih di Papua.

Ariyo ditugaskan di Kementerian Pertahanan dengan pangkat kolonel dan menjabat sebagai analis senior di biro personalia kementerian tersebut.

 

Dia kemudian menjabat sebagai kepala bagian karier personel di biro yang sama dan kepala Biro Umum di kementerian tersebut. Aryo mendapat kenaikan pangkat menjadi brigadir jenderal saat berdinas di Kemhan.

Pada 1 April 2024, Ariyo kembali mendapatkan promosi melalui penunjukannya sebagai kepala pengawas Universitas Pertahanan Republik Indonesia berdasarkan keputusan Panglima TNI.  

Kariernya semakin moncer saat dia dipromosikan menjadi Kepala Sekretariat Presiden. Pangkat Ariyo pun dinaikkan menjadi letnan jenderal pada 16 Maret 2026.

Topik Menarik