Hujan Es dan Angin Kencang Terjang 10 Desa di Kuningan, Ratusan Rumah Rusak

Hujan Es dan Angin Kencang Terjang 10 Desa di Kuningan, Ratusan Rumah Rusak

Berita Utama | inews | Rabu, 4 November 2026 - 10:52
share

KUNINGAN, iNews.id - Hujan es disertai angin kencang menerjang 10 desa di lima kecamatan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Peristiwa tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga, tempat usaha dan sejumlah fasilitas umum rusak.

Bencana tersebut terjadi pada Selasa (3/11/2026) sore. Angin kencang yang disertai hujan lebat dan butiran es membuat warga panik. Bahkan, sejumlah warga sempat merekam detik-detik terjadinya angin kencang di wilayah Luragung.

Akibat kejadian itu, sejumlah bangunan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Beberapa pohon juga tumbang dan menimpa bangunan.

"Sebenanya anginnya enggak sampai lima menit tapi kencang banget, kalau hujannya lama banget ada butiran-butiran es juga. Rumah di sepanjang jalan ini hampir rusak semua," kata Dika Naya, salah satu warga sekitar.

Menurutnya, peristiwa tersebut diawali dengan perubahan cuaca secara tiba-tiba. Langit mendadak gelap sebelum angin kencang menerjang dan hujan turun disertai butiran es.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mengerahkan petugas untuk menangani dampak kejadian tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa bangunan.

Hingga Rabu (4/11/2026) pagi, kerusakan masih ditemukan di sejumlah titik, termasuk rumah warga, tempat usaha di sepanjang Jalan Luragung, dan fasilitas umum. Selain kerusakan bangunan, beberapa warga dilaporkan mengalami luka-luka. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

BPBD Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa perubahan musim. Warga diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam yang dapat mengancam keselamatan.

"Menyebabkan beberapa kerusakan di lima kecamatan, yaitu Luragung, Cidahu, Cilimus, Cirahu dan Ciwaru," ujar Kalak BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana.

Topik Menarik