Pria di Mojokerto Dibacok di Depan Rumah, Diduga Dipicu Utang Piutang

Pria di Mojokerto Dibacok di Depan Rumah, Diduga Dipicu Utang Piutang

Nasional | inews | Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10
share

MOJOKERTO, iNews.id - Seorang pria bernama Joos (55), warga Desa Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan pada Selasa (27/10/2026) siang. Korban mengalami sejumlah luka tusuk di bagian perut, dada dan pundak setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh pria yang diduga dipicu perselisihan utang piutang.

Peristiwa itu terjadi tepat di depan rumah korban saat Joos sedang mengangkat galon air ke kendaraan roda tiga. Pelaku bernama Nanang Apriyanto, warga Desa Bejijong, tiba-tiba datang menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan kepada korban. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan warga setelah sempat terlibat perkelahian dengan korban.

Saksi mata, Darius mengaku melihat pelaku datang secara tiba-tiba dan langsung menyerang korban. "Tiba-tiba ada orang satu yang bawa senjata, datang tiba-tiba langsung ditusuk," ujar Darius.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami empat luka tusuk di bagian perut serta luka pada dada dan pundak. Pelaku juga mengalami luka pada jari kedua tangannya. Saat ditangkap, pelaku diduga masih dalam pengaruh alkohol.

Petugas Polsek Trowulan yang tiba di lokasi langsung membawa korban ke Rumah Sakit Dian Husada, Suko, untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pelaku dibawa ke Polsek Trowulan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengamankan sebilah pisau yang diduga digunakan dalam penyerangan tersebut.

Kapolsek Trowulan Kompol I Gusti NK Swastama mengatakan, pelaku telah ditahan di Polsek Trowulan. Namun, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk dugaan perselisihan utang piutang yang menjadi pemicu penyerangan.

"Jadi awalnya tersangka ini memiliki utang tapi atas nama istrinya kepada renternir. Nah renternir ini sering nagih bolak balik, dia (tersangka) tidak terima," ujar Kompol I Gusti.

Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap secara pasti motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut.

Topik Menarik