Perkuat Mitigasi, Ratusan Anggota Damkar Dilatih Hadapi Berbagai Situasi Kedaruratan

Perkuat Mitigasi, Ratusan Anggota Damkar Dilatih Hadapi Berbagai Situasi Kedaruratan

Nasional | okezone | Senin, 26 Oktober 2026 - 23:12
share

JAKARTA  – Pemerintah memperkuat kompetensi aparatur pemadam kebakaran (Damkar) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan perlindungan masyarakat. Salah satunya dengan pelatihan Teknis Operator Pemadam Kebakaran, di Balai Pelatihan Kompetensi Fungsional Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri Bidang Administrasi Kewilayahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala BPSDM Kemendagri, Andi Ony Prihartono, mengatakan, pelatihan ini diikuti sekitar 110 peserta dan menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas aparatur pemerintah daerah agar memiliki keterampilan, kesiapsiagaan, dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai situasi kedaruratan yang berkaitan dengan kebakaran dan penyelamatan.

‘’Keberadaan petugas pemadam kebakaran memiliki peran strategis sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,’’ujar Andi, Selasa (26/10/2026).

‘’Tugas Damkar tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga mencakup penyelamatan jiwa, perlindungan harta benda, serta menjaga keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,’’ lanjutnya.

Andi menekankan bahwa keberhasilan pengembangan kompetensi aparatur tidak cukup diukur dari terselenggaranya pelatihan.

Hal terpenting adalah bagaimana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara nyata ketika kembali menjalankan tugas di daerah masing-masing.

“Yang terpenting dari pelatihan ini adalah dampaknya bagi masyarakat. Setelah kembali bertugas, petugas harus lebih terampil menggunakan peralatan, lebih siap dalam merespons keadaan darurat, serta disiplin menjalankan prosedur keselamatan,’’ujarnya.

‘’Kompetensi yang diperoleh harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang semakin cepat, tepat, aman, dan manusiawi,”sambungnya.

BPSDM Kemendagri juga mendorong penguatan sejumlah kompetensi utama bagi aparatur Damkar, mulai dari penguasaan teknis pemadaman dan penyelamatan, kemampuan mengidentifikasi risiko, koordinasi dan kerja sama tim, hingga komunikasi yang efektif dengan masyarakat dalam situasi darurat.

‘’Penerapan prosedur keselamatan kerja juga menjadi perhatian penting agar setiap operasi penyelamatan dapat berlangsung secara profesional dan aman, baik bagi masyarakat maupun petugas,’’ujarnya.

 

Selain peningkatan kemampuan individu, penguatan pelayanan Damkar juga membutuhkan kesiapan sistem secara menyeluruh.

Hal ini meliputi kesiapsiagaan personel, kelayakan sarana dan prasarana, keandalan komunikasi, serta koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

BPSDM Kemendagri turut menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap hasil pelatihan. Peningkatan keterampilan penggunaan peralatan, ketepatan mobilisasi regu, kejelasan komunikasi lapangan, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan diharapkan menjadi indikator perubahan kemampuan aparatur setelah mengikuti pelatihan.

‘’Dengan aparatur yang semakin kompeten, responsif, dan profesional, pelayanan pemadam kebakaran diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih optimal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,’’pungkasnya.

Topik Menarik