Aksi Demo Karhutla di Jambi Ricuh, Massa Robohkan Pagar Kantor Gubernur
JAMBI, iNews.id – Aksi demonstrasi menuntut penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di depan Kompleks Perkantoran Gubernur Jambi, Telanaipura, Kota Jambi, berakhir ricuh, Kamis (22/10/2026).
Massa dari Aliansi Masyarakat Jambi Marah nekat merobohkan pagar utama kantor gubernur setelah kecewa tak kunjung ditemui Gubernur Jambi Al Haris.
Dalam aksi jilid dua tersebut, puluhan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil berulang kali mendesak agar Gubernur Al Haris hadir langsung menemuinya untuk memberikan jawaban konkret terkait penanganan bencana asap yang menyelimuti wilayah Jambi.
Akan tetapi, lantaran tak kunjung ditemui hingga sore hari, emosi massa tersulut. Dengan memanfaatkan tali serta menggoyangkan pagar besi yang berlapis kawat berduri di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian, massa akhirnya berhasil merobohkan pagar utama pintu masuk kantor gubernur.
Perwakilan pendemo, Dayek, menegaskan bahwa kedatangan massa bertujuan mendesak Pemerintah Provinsi Jambi agar bersikap serius mengatasi karhutla yang memicu kabut asap pekat dalam beberapa bulan terakhir.
"Kami minta Gubernur Jambi hadir dan duduk bersama rakyat mencari solusi nyata. Bencana karhutla dan kabut asap ini sudah mengganggu aktivitas warga, merusak kesehatan, hingga menekan roda perekonomian masyarakat," kata Dayek.
Massa Ancam Gelar Aksi Lanjutan
Meski diliputi rasa kecewa dan diwarnai aksi perusakan pagar, massa aliansi akhirnya membubarkan diri secara tertib menjelang petang seiring habisnya batas waktu penyampaian pendapat di muka umum.
Namun, para demonstran mengancam akan kembali turun ke jalan dengan gelombang massa yang lebih besar apabila Pemprov Jambi tidak kunjung memperlihatkan langkah progresif dalam memadamkan titik api dan menindak tegas para pelaku pembakar lahan.










