Kemlu RI: Tak Ada WNI Terdampak Kerusuhan di Prancis dan Italia
JAKARTA — Aksi demonstrasi berujung ricuh di Eropa, khususnya Prancis dan Italia, pada 17–18 Oktober lalu. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengungkapkan kepastian kondisi aman ini diperoleh berdasarkan koordinasi intensif dengan perwakilan RI di kawasan terkait.
"Berdasarkan perwakilan RI kita terkait di Prancis maupun di Italia, yaitu di KBRI Prancis, KJRI Marseille, dan KBRI Roma, hingga saat ini belum terdapat laporan terkait adanya WNI yang terdampak atas kerusuhan demonstrasi tersebut," kata Heni di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Sementara itu, berdasarkan data Kemlu, jumlah WNI yang saat ini tercatat di Prancis mencapai 5.442 orang, sedangkan jumlah WNI di Italia tercatat sebanyak 2.403 orang. Menyikapi dinamika keamanan di wilayah tersebut, Heni menegaskan, Kemlu beserta perwakilan RI akan terus bersiaga dan memantau perkembangan situasi pascademonstrasi.
"Kemlu dan perwakilan RI terkait akan terus memantau perkembangan situasi keamanan pascademonstrasi dan tentunya menjaga komunikasi dengan para WNI," ujarnya.
Meski terjadi kerusuhan beberapa waktu lalu, Heni memastikan pemerintah Indonesia belum mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning ke Eropa. Kendati demikian, dia mengimbau WNI di Eropa untuk senantiasa memantau situasi keamanan di lapangan dan mengikuti informasi dari otoritas setempat.
"Dan bagi WNI yang ada di Eropa diharapkan dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan memperhatikan kemungkinan adanya gangguan transportasi umum di Eropa sendiri ya. Jadi untuk travel warning ke sana sendiri belum ada," pungkasnya.










