Polda Bali Kirim 5 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Kapolda Sampaikan Pesan Haru

Polda Bali Kirim 5 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Kapolda Sampaikan Pesan Haru

Nasional | inews | Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:30
share

DENPASAR, iNews.id - Polda Bali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diberangkatkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Bantuan yang dikirimkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan bagi warga terdampak bencana gempa NTT. Seluruh bantuan dikemas dalam lima truk yang telah dilepas Polda Bali untuk dikirim ke sejumlah titik pengungsian di NTT.

Pengiriman bantuan tersebut diharapkan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang terdampak langsung bencana alam.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Polda Bali terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi musibah.

“Tentunya kita semua sangat prihatin dengan bencana yang dialami oleh saudara-saudara kita di sana. Mari kita doakan bersama semoga NTT segera pulih kembali,” ujar Irjen Daniel, Selasa (18/8/2026).

Adapun bantuan yang dikirimkan terdiri atas berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari air mineral, mi instan dalam kemasan cup, biskuit, susu, makanan pendamping anak, popok bayi, selimut, terpal, kasur tipis, kasur lipat, hingga tisu basah dan tisu kering.

Selain bantuan logistik, Polda Bali juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa armada dapur lapangan milik Satbrimob Polda Bali beserta personel untuk membantu kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

Polda Bali juga turut menyiapkan personel psikologi yang akan memberikan dukungan kepada warga terdampak bencana. Seluruh bantuan yang dikirimkan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang berada di lokasi pengungsian.

“Diharapkan bantuan kami ini dapat memberi manfaat, membantu meringankan beban, serta memberikan semangat bagi warga terdampak bencana yang berada di lokasi pengungsian,” ujarnya.

Menurutnya, semangat persatuan dan gotong royong harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat di wilayah lain sedang menghadapi musibah.

“Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus kita wujudkan dengan aksi nyata dan gotong royong. Saat saudara kita di NTT mengalami musibah, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan membantu meringankan beban mereka,” ucapnya.

Topik Menarik