Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palangka Raya, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan
PALANGKA RAYA, iNews.id – Kabut asap semakin pekat menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (18/8/2026) pagi. Kondisi tersebut terjadi di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan, ditambah musim kemarau serta cuaca panas.
Kabut asap terlihat menyelimuti sejumlah ruas jalan protokol, salah satunya Jalan Yos Sudarso, Palangkaraya. Pukul 06.30 WIB, jarak pandang pengendara di kawasan tersebut mulai terganggu akibat pekatnya kabut asap.
Warga mengaku kabut asap yang semakin pekat mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. "Sulit bernafas kalau tidak pakai masker," kata salah satu warga, Yulin.
Selain membuat udara tidak nyaman untuk dihirup, kondisi tersebut juga membuat warga memilih menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). "Bernapas tanpa masker rasanya sesak," ucap warga lainnya Safa Alzahara.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, luas hutan dan lahan yang terbakar telah mencapai 241,65 hektare. Kebakaran tersebut tersebar di empat kecamatan dengan total 265 kejadian.
Upaya pemadaman terus dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kota Palangka Raya. Penanganan juga didukung Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan serta BPBD Provinsi Kalimantan Tengah.
Warga berharap penanganan karhutla segera dilakukan secara maksimal agar kabut asap tidak semakin pekat dan mengganggu aktivitas masyarakat.










