TNI Gerebek Honai di Intan Jaya, Temukan Senjata Rakitan hingga Bendera OPM

TNI Gerebek Honai di Intan Jaya, Temukan Senjata Rakitan hingga Bendera OPM

Nasional | inews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:31
share

INTAN JAYA, iNews.id - Prajurit Koops TNI Habema mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap VIII/Intan Jaya. Barang-barang tersebut ditemukan di sekitar Kampung Gamagai, Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (15/8/2026).

Penemuan ini setelah personel berpatroli wilayah di tengah kondisi medan yang terjal, gelap, serta suhu mencapai sekitar 3 derajat Celsius.

Kegiatan bermula ketika personel mendeteksi aktivitas mencurigakan di sekitar aliran sungai. Suara anjing dan sorotan cahaya senter kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan menggunakan drone.

Dari pemantauan udara, personel melihat tiga orang bergerak menyusuri sungai menuju wilayah Distrik Ugimba. Ketiganya kemudian diketahui berhenti di sebuah honai yang diduga menjadi tempat persinggahan.

Informasi tersebut dilaporkan secara berjenjang. Personel selanjutnya berkoordinasi dan menambah kekuatan dari titik kendali Gamagai untuk menguasai lokasi.

Saat menggerebek honai tersebut pada Sabtu dini hari, tiga orang yang diduga berkaitan dengan kelompok TPNPB-OPM tersebut melarikan diri ke arah hutan dan wilayah ketinggian menuju Kampung Kulapa.

Dalam pemeriksaan di honai, prajurit menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut. Barang yang diamankan terdiri atas satu senjata rakitan, satu pistol revolver, tujuh butir munisi, satu kotak munisi senapan angin, satu busur panah beserta lima anak panah, serta dua noken.

Selain itu, petugas juga menemukan satu bendera OPM atau bendera Bintang Kejora, satu senter, dan sembilan baterai.

Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf M Wirya Arthadiguna mengatakan, keberhasilan penguasaan wilayah tersebut tidak terlepas dari kesiapsiagaan dan koordinasi personel di lapangan.

“Prajurit Koops TNI Habema akan terus melaksanakan tugas secara selektif, terukur, profesional, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah Papua,” ujarnya dikutip dari iNews Jayapura, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, Koops TNI Habema akan terus menjalankan tugas dengan pendekatan yang selektif dan terukur dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah di tengah kondisi geografis Papua yang memiliki medan berat dan cuaca ekstrem.

Selain melakukan pengamanan wilayah, personel juga ditekankan untuk mengutamakan keselamatan masyarakat serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga laporan ini disusun, tiga orang yang disebut dalam keterangan tersebut telah meninggalkan honai dan bergerak menuju kawasan hutan di sekitar Kampung Kulapa.

Topik Menarik