Detik-Detik Longsor Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Timbun Pekerja, 6 Korban Dievakuasi
POHUWATO, iNews.id – Detik-detik mencekam mewarnai bencana longsor di area pertambangan emas tanpa izin (PETI) Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Rabu (12/8/2026) sore. Runtuhan tebing secara mendadak menimbun para pekerja, hingga menyebabkan enam orang menjadi korban.
Peristiwa nahas ini bermula saat para penambang tengah sibuk beraktivitas di area penambangan. Tanpa disadari, material tanah dari tebing terjal di kawasan PETI mendadak bergeser dan runtuh ke bawah. Runtuhan tanah berukuran besar tersebut bergerak cepat menerjang serta menimbun para pekerja yang berada di sekitar lokasi.
Dari total enam korban yang berhasil dievakuasi, lima penambang ditemukan dalam kondisi tewas akibat tertimbun material tanah. Sementara itu, satu pekerja lainnya dapat diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Proses pertolongan awal sempat mengalami kendala besar lantaran lokasi pertambangan berada cukup jauh dari pemukiman warga. Selain letaknya yang terpencil, medan terjal yang sulit dilalui kendaraan menjadi tantangan utama bagi tim SAR gabungan dalam menjangkau titik evakuasi.
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Marupa Sagala membenarkan kronologi kejadian tersebut. Pihaknya bersama jajaran terkait dan masyarakat sekitar langsung menerjunkan tim ke lokasi usai menerima laporan.
"Dari kejadian itu, anggota bergabung dengan masyarakat menolong korban diduga ada enam orang. Sementara sudah ditemukan lima meninggal, satu selamat sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Hingga saat ini, aparat kepolisian dan tim gabungan masih terus bersiaga serta menyisir lokasi penambangan. Petugas melakukan pemeriksaan intensif guna memastikan seluruh korban telah dievakuasi dan tidak ada pekerja lain yang masih terjebak di bawah reruntuhan tanah.








