Karhutla Meluas di Palangka Raya, Penderita ISPA Meningkat akibat Kabut Asap
PALANGKA RAYA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus meluas di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, di tengah musim kemarau dan cuaca panas. Kabut asap yang ditimbulkan karhutla tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan.
Salah satu kebakaran terjadi di Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya. Kebakaran telah berlangsung selama dua hari dan hingga Selasa (11/8/2026) sore masih dalam proses pemadaman.
Tim Satgas Karhutla yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, Dinas Kehutanan Provinsi dan relawan dikerahkan untuk memadamkan api. Upaya tersebut juga diperkuat dengan satu unit helikopter water bombing milik BNPB.
Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi mengatakan, luas lahan yang terbakar cukup signifikan. Api bahkan mulai merambat mendekati kawasan permukiman warga.
"Luasannya cukup besar dan sudah merambah ke daerah permukiman," kata Hendrikus di sekitar lokasi.
Kondisi cuaca yang panas dan kering membuat lahan gambut mudah terbakar. Api juga lebih cepat merambat sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman.
Sementara itu, karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah membuat Kota Palangka Raya diselimuti kabut asap, terutama pada pagi dan sore hari. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Data Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya menunjukkan adanya peningkatan jumlah warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Pada Juni 2026 tercatat 340 penderita ISPA, sedangkan pada Juli jumlahnya meningkat menjadi 354 orang.
Masyarakat diimbau mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan asap. Warga juga diminta memperbanyak konsumsi air putih selama kondisi kabut asap masih terjadi.
"Kalau tidak ada keperluan mendesak sebaiknya di dalam rumah saja, terus kalau keluar rumah mesti pakai masker dan perbanyak minum air putih," ujar Staf Poli Umum Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya, Hermila.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan upaya penanggulangan karhutla di berbagai wilayah Palangkaraya. Pemadaman diharapkan dapat segera dilakukan agar kebakaran tidak semakin meluas dan dampak kabut asap terhadap masyarakat dapat ditekan.










