Brutal! Pria di Sumedang Tewas Diduga Disekap dan Dianiaya Sejumlah Orang

Brutal! Pria di Sumedang Tewas Diduga Disekap dan Dianiaya Sejumlah Orang

Berita Utama | inews | Senin, 10 Agustus 2026 - 10:56
share

SUMEDANG, iNews.id - Seorang pria bernama Handi (46) tewas setelah diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan sejumlah orang di kawasan Alam Sari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Keluarga berharap polisi segera menangkap dan memproses para pelaku.

Handi ditemukan dalam kondisi mengalami luka-luka di kawasan Bundaran Alam Sari. Polisi bersama warga kemudian mengevakuasinya menggunakan mobil patroli menuju rumah sakit.

Peristiwa tersebut menggegerkan masyarakat sekitar. Berdasarkan informasi yang diperoleh keluarga, Handi diduga disekap dengan kondisi tangan dan kaki diikat sebelum dianiaya sejumlah orang.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Umar Wirahadikusumah Sumedang pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

Keluarga korban, Kosasih mengatakan, pihak keluarga menerima informasi Handi telah dibawa ke rumah sakit pada Sabtu dini hari. Dia kemudian mendatangi Instalasi Gawat Darurat untuk memastikan kondisi korban. Saat tiba di rumah sakit, Handi sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Keluarga juga melihat sejumlah luka pada tubuh korban.

"Saya cek ke IGD dan lihat ipar saya sudah terkapar dan tidak sadarkan diri. Mukanya bengkak semua. Gigi atas bawah dan kaki keluar darah," ujarnya, Senin (10/8/2026).

Menurut keluarga, sebelum kejadian Handi sedang menjalani pengobatan tradisional di Sumedang. Korban diketahui merupakan warga Bandung.

Informasi yang diterima keluarga menyebutkan korban diduga disekap dengan tangan dan kaki terikat. Handi juga diduga mengalami penganiayaan yang mengakibatkan luka pada bagian wajah hingga kedua kaki.

Setelah kejadian, petugas memasang garis polisi di lokasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Penyelidikan kemudian dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan Handi meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya dibawa untuk menjalani autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung. Setelah proses autopsi selesai, jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Cipadung, Kelurahan Kota Kaler.

Keluarga meminta polisi mengusut kasus tersebut sampai tuntas dan menangkap seluruh pihak yang terlibat.

"Saya berharap yang berwajib bertindak agar para pelaku diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku setimpal perbuatannya," katanya.

Kasus dugaan penganiayaan yang berujung kematian tersebut kini ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang. Hingga saat ini, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun identitas pihak yang diduga terlibat karena penyelidikan masih berlangsung.

Topik Menarik