Geger! Mayat Pria Ditemukan di Sungai Denai, Diduga Tewas Tersengat Alat Setrum Ikan

Geger! Mayat Pria Ditemukan di Sungai Denai, Diduga Tewas Tersengat Alat Setrum Ikan

Nasional | inews | Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51
share

MEDAN, iNews.id - Penemuan mayat pria di Sungai Denai menggegerkan warga Gang Usman Nasir Nasution, Jalan Denai, Kelurahan Tegal Sari Mandala (TSM) II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (8/8/2026) pagi. Korban diduga tewas tersengat listrik dari alat setrum ikan yang digunakannya.

Jasad pria dewasa tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dalam posisi tengkurap di tepi aliran Sungai Denai. Korban kemudian diketahui bernama Ade Prananda Siregar, warga Jalan Pipit, Perumnas Mandala, Medan.

Kapolsek Medan Area AKP M Ainul Yaqin membenarkan penemuan jasad tersebut. Polisi menerima laporan dari warga dan Kepala Lingkungan (Kepling) setempat sekitar pukul 09.30 WIB.

"Mendapat informasi tersebut, personel piket Reskrim dipimpin Panit Opsnal Ipda Khairi Maulana bersama Pawas Ipda John Banjarnaor langsung menuju ke lokasi kejadian untuk mengamankan TKP," ujar AKP Ainul Yaqin, Minggu (9/8/2026).

Sesampainya di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga kuat milik korban. Di antaranya satu gulungan kabel, gala atau galah yang telah dimodifikasi menjadi alat penyetrum ikan, satu tas hitam, serta satu ember berisi belut dan ikan hasil tangkapan.

Barang-barang tersebut ditemukan tidak jauh dari posisi jasad korban. Temuan itu kemudian menjadi bagian dari penyelidikan polisi terkait penyebab kematian korban.

"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Muhammad Sumali (65), korban memang kerap beraktivitas mencari ikan di Sungai Denai menggunakan alat setrum pada waktu subuh," kata Kapolsek.

Tim Inafis Polrestabes Medan kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, Tim Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan.

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari alat setrum ikan miliknya sendiri. Saat ditemukan, alat tersebut diduga masih berada dalam genggaman korban. Meski demikian, polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian korban.

Topik Menarik