Cucun Dorong Tradisi Agustusan untuk Edukasi Nasionalisme Gen Alpha

Cucun Dorong Tradisi Agustusan untuk Edukasi Nasionalisme Gen Alpha

Nasional | sindonews | Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:34
share

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan di tingkat kampung harus dikemas melebihi panggung hiburan semata. Tradisi permainan rakyat, aksi peduli lingkungan, dan berbagai perlombaan dinilai efektif menjadi sarana bagi anak-anak untuk memahami proses dan sejarah perjuangan bangsa.

Hal tersebut dikatakannya saat menyalurkan bantuan kepada 220 RW di daerah pemilihannya untuk mendukung kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Langkah ini diambil bukan sekadar untuk memeriahkan suasana, melainkan sebagai ruang strategis menanamkan kembali jiwa nasionalisme kepada generasi muda, khususnya Generasi Alpha.

"Yang penting, pertahankan budaya-budaya kita yang dulu sehingga mereka tahu proses kemerdekaan yang dialami oleh orang tua dulu dan mereka ikut memahami," ujar Cucun saat bertemu pengurus Karang Taruna dan RW dari wilayah Solokanjeruk, Majalaya, Paseh, Ibun, dan Ciparay, Sabtu (8/8/2026).

Baca juga: Masyarakat Sipil Keluhkan Akses untuk Bertemu Wakil Rakyat: Harus Melewati 5 Layered Security Check

Dukungan nyata ini diberikan secara merata kepada seluruh wilayah koordinasi tersebut. Melalui bantuan langsung, Cucun mensupport 220 RW untuk menyelenggarakan kegiatan Agustusan yang kreatif, edukatif, dan melibatkan warga secara aktif di tingkat akar rumput.

Ia menggarisbawahi bahwa perayaan Agustusan tidak boleh menjadi sekadar hiburan kosong tanpa isi. Sebaliknya, momentum ini harus diisi dengan hiburan edukatif yang mencerminkan nilai nasionalisme dan heroisme.

Berbagai kegiatan seperti drama teatrikal perjuangan, forum diskusi peran pemuda untuk bangsa, serta lomba-lomba tradisi yang kaya nilai budaya perlu dihidupkan kembali sebagai ruang pembelajaran nyata bagi generasi muda.

Menurut Cucun, tantangan menjaga nasionalisme pada era digital ini semakin berat. Anak-anak yang tumbuh di tengah derasnya arus informasi perlu didekatkan kembali pada makna kemerdekaan lewat aktivitas nyata di lingkungan mereka. Ia meminta Karang Taruna tidak membuat agenda yang minim edukasi, melainkan melibatkan anak-anak secara langsung agar memahami esensi simbol negara.

Tidak hanya aspek budaya dan sejarah, Cucun juga mengajak generasi muda Karang Taruna untuk mengambil peran nyata dalam menjaga lingkungan. Ia mendorong para pemuda memelopori kampanye memilah sampah dari rumah sebagai wujud nasionalisme modern dan kepedulian terhadap kelestarian daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Cucun juga mengapresiasi inovasi warga RW 11 Desa Solokanjeruk yang membentangkan bendera Merah Putih sepanjang ratusan meter di jalan provinsi. Aksi kreatif ini dinilai berhasil menyebarkan pesan cinta NKRI, tidak hanya bagi warga lokal tetapi juga masyarakat luas yang melintas. Ia berharap terobosan seperti ini dapat ditiru oleh RW lainnya untuk menghidupkan kembali rasa kebangsaan dari unit masyarakat terkecil.

Topik Menarik