Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Pegunungan Luwuk Timur Banggai

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Pegunungan Luwuk Timur Banggai

Berita Utama | inews | Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:59
share

BANGGAI, iNews.id - Kerangka manusia ditemukan seorang petani di kawasan pegunungan Desa Molino, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (4/8/2026) pukul 10.00 WITA. Kejadian tersebut langsung menggemparkan warga setempat.

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan saksi Didakus Woso (53) saat hendak menuju kebunnya. Dia melihat bagian kerangka manusia berada di sekitar aliran air.

Kapolsek Luwuk AKP Muh Asdar mengatakan, saksi langsung memberitahukan penemuan tersebut kepada kakaknya dan kepala desa.

“Saat saksi menuju kebun, dia menemukan kerangka manusia dan langsung melaporkan kepada kakaknya serta kepala desa untuk diteruskan kepada Bhabinkamtibmas,” ujarnya dikutip Kamis (6/8/2026).

Setelah menerima laporan, personel Subsektor Luwuk Timur Polsek Luwuk bersama warga bergerak menuju lokasi. Petugas melakukan pengecekan dan penanganan awal di tempat penemuan kerangka.

“Kami langsung bergerak cepat menuju TKP untuk memastikan kondisi dan melakukan langkah awal penanganan,” katanya.

Dalam pemeriksaan awal, petugas mengumpulkan bagian-bagian kerangka korban untuk disatukan kembali. Namun, sejumlah bagian tulang serta pakaian yang diduga milik korban belum ditemukan.

Polisi kemudian melakukan penyisiran dan mengumpulkan informasi dari warga sekitar. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.

Seseorang yang mengaku sebagai anggota keluarga menduga mengenali identitas kerangka tersebut. Korban diduga anggota keluarganya yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan atau ODGJ dan telah hilang selama kurang lebih sebulan.

Dugaan identitas tersebut muncul setelah pihak keluarga mengamati sejumlah ciri fisik yang masih dapat dikenali. Ciri itu meliputi bentuk rahang, kuku, dan rambut korban.

“Saksi mengenali dari bentuk rahang, kuku serta bentuk rambut jasad tersebut,” ucapnya.

Meski telah ada dugaan identitas dari pihak keluarga, polisi belum menyimpulkan secara pasti. Penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan identitas dan penyebab kematian korban.

Berdasarkan pemeriksaan kasat mata, petugas tidak menemukan bekas kekerasan pada kerangka tersebut. Namun, polisi tetap mendalami berbagai kemungkinan terkait kematian korban.

“Secara kasat mata tidak ditemukan bekas kekerasan, namun kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian,” ujarnya.

Kerangka manusia tersebut telah dievakuasi dari lokasi penemuan. Selanjutnya, jenazah akan dimakamkan secara layak.

Topik Menarik