Belum Terima Surat Panggilan, Pengelola SixNine Siap Beri Keterangan soal Penebangan Pohon

Belum Terima Surat Panggilan, Pengelola SixNine Siap Beri Keterangan soal Penebangan Pohon

Nasional | inews | Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:55
share

BANDUNG, iNews.id - Pengelola lapangan padel SixNine akhirnya angkat bicara terkait penyelidikan kasus penebangan pohon di kawasan Cihapit–Jalan RE Martadinata, Kota Bandung. Pihak pengelola memastikan akan bersikap kooperatif apabila menerima surat panggilan resmi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung.

Pengelola SixNine, Fajar mengatakan, hingga saat ini belum menerima surat maupun tembusan resmi terkait rencana pemanggilan dalam penyelidikan kasus penebangan pohon yang belakangan menjadi sorotan publik.

Meski demikian, Fajar menegaskan pihaknya akan mengikuti seluruh prosedur yang berlaku apabila nantinya menerima panggilan dari Satpol PP untuk memberikan keterangan.

"Kita mengikuti prosedur yang berlaku saja, cuma sampai saat ini pengelola harian di sini belum mendapatkan tembusan apa pun," ujar Fajar, Senin (3/8/2026).

Dia juga mengaku, tidak mengetahui persoalan penebangan pohon yang kini tengah diselidiki pemerintah. Menurutnya, sebagai pengelola harian, tugasnya hanya menjalankan operasional venue, mulai dari melayani pengunjung restoran hingga mengelola aktivitas di lapangan padel.

Dia menjelaskan, hingga saat ini SixNine belum menggelar grand opening. Aktivitas yang berlangsung baru sebatas pembukaan operasional restoran dan lapangan padel.

Menurutnya, kegiatan pertama yang digelar di lokasi tersebut adalah uji coba (trial) gratis lapangan padel pada 20 Juni lalu. 

Saat ditanya apakah pada tanggal tersebut pohon di depan lokasi sudah tidak ada, Fajar mengaku tidak mengetahui kapan penebangan dilakukan. Namun, ketika kegiatan berlangsung, kondisi di depan kawasan usaha memang sudah tidak terdapat pohon.

Kasus penebangan pohon di kawasan Cihapit–Jalan RE Martadinata saat ini masih dalam penyelidikan Satpol PP Kota Bandung. Pihak pengelola SixNine menyatakan siap memenuhi panggilan apabila diminta memberikan keterangan dalam proses tersebut.

Topik Menarik