Geng Motor Bersenjata Serang Permukiman di Makassar, Warga Berhamburan Selamatkan Diri

Geng Motor Bersenjata Serang Permukiman di Makassar, Warga Berhamburan Selamatkan Diri

Nasional | inews | Rabu, 29 Juli 2026 - 18:37
share

MAKASSAR, iNews.id – Sekelompok geng motor bersenjata anak panah busur menyerang permukiman warga dan rumah kos di Jalan Skarda N, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi yang terjadi secara tiba-tiba itu membuat warga dan penghuni kos berhamburan menyelamatkan diri.

Peristiwa tersebut terekam CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Rekaman menunjukkan kepanikan warga saat sekelompok pelaku datang dan berupaya menyerang kawasan permukiman.

Dalam rekaman CCTV, sejumlah warga dan penghuni rumah kos terlihat berlari menuju halaman berpagar untuk menghindari serangan para pelaku.

Karena tidak berhasil melukai warga, para pelaku kemudian melempari batu ke arah permukiman. Mereka juga merusak sepeda motor yang terparkir di halaman rumah kos sebelum melarikan diri.

Ketua RW 7 setempat, Muh Ramli mengatakan, hingga saat ini belum menerima laporan adanya persoalan atau perselisihan yang melibatkan warga di lingkungan tersebut maupun dengan warga di sekitar lokasi.

"Kurang lebih ada 10 motor. Sempat lari saya," kata Ramli di lokasi.

Menerima laporan warga, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan rekaman CCTV yang merekam aksi para pelaku.

Polisi juga menyelidiki motif di balik penyerangan tersebut. Hingga kini, penyebab pasti aksi geng motor itu masih dalam penyelidikan. "Kami melakukan patroli ke wilayah tersebut namun kejadian itu tidak berlangsung lama dan setelah sampainya kami di TKP sudah bubar," ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sari, Aiptu Irwan.

Peristiwa ini disebut sebagai kejadian pertama yang terjadi di kawasan tersebut. Padahal, di lingkungan itu terdapat pos ronda atau sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang dijaga warga bersama polisi.

Warga berharap polisi segera mengungkap identitas dan menangkap para pelaku karena aksi tersebut dinilai sangat meresahkan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Topik Menarik