1 Jasad Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan Dievakuasi, 2 Orang Masih Dicari
MEDAN, iNews.id – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu korban tewas dalam peristiwa ledakan yang merobohkan rumah di Perumahan Grand Polonia, Jalan Mustang, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara. Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam proses pencarian di bawah reruntuhan bangunan.
Korban yang berhasil dievakuasi bernama Jesika, istri pemilik rumah. Jenazah ditemukan di dalam kamar mandi lantai dua setelah tim SAR menyisir menggunakan alat berat dan peralatan penyelamatan.
Ledakan dahsyat tersebut menyebabkan bangunan rumah bertingkat itu roboh hingga menyulitkan proses evakuasi. Tumpukan puing bangunan membuat akses menuju lokasi korban sangat terbatas.
Berdasarkan data sementara, terdapat enam orang yang menjadi korban dalam insiden ini. Mereka terdiri atas orang tua pemilik rumah, seorang balita, pembantu rumah tangga, pengasuh anak (baby sitter), istri pemilik rumah, serta seorang kurir paket yang baru selesai mengantarkan pesanan ke rumah tersebut saat ledakan terjadi.
Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Ini Deretan Pasal yang Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa
Petugas memperkirakan tiga korban sempat berada di lantai dua ketika ledakan terjadi. Setelah proses pencarian berlangsung, Jesika berhasil ditemukan dalam kondisi tewas.
Sementara itu, dua korban lainnya yang merupakan pembantu rumah tangga dan pengasuh anak hingga kini masih belum ditemukan. Proses pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi bangunan yang tidak stabil dan tingginya risiko bagi personel penyelamat.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel mengingat struktur bangunan telah mengalami kerusakan parah.
"Semoga lancar semua," ujar Kombes Jean Calvin di lokasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Medan, Heri Marantika menyebut bahwa tim terus berupaya membuka akses menuju titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun.
"Pukul 02.30 WIB tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu orang yang kita cari. Tim SAR gabungan sedang membahas untuk teknis mencari dua orang lagi," ucap Heri.
Hingga kini, tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Dinas Pekerjaan Umum, serta tim medis masih melanjutkan pencarian terhadap dua korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan.










