Update Rumah Mewah Meledak di Grand Polonia Medan, Alat Berat Dikerahkan Cari 3 Korban

Update Rumah Mewah Meledak di Grand Polonia Medan, Alat Berat Dikerahkan Cari 3 Korban

Nasional | inews | Senin, 20 Juli 2026 - 23:09
share

MEDAN, iNews.id – Proses pencarian dan evakuasi korban ledakan hebat rumah mewah di Kompleks Perumahan Elite Grand Polonia, Jalan Mustang, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, terus diintensifkan, Senin (20/7/2026).

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) mendatangkan alat berat ke lokasi kejadian guna mengangkat tumpukan material beton berukuran besar yang menimbun tiga korban.

Upaya penyelamatan berlangsung sangat sulit dan ekstra hati-hati lantaran sisa-sisa struktur bangunan yang runtuh dalam kondisi sangat labil dan rawan roboh susulan. 

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, turun langsung ke lokasi kejadian untuk memimpin proses identifikasi awal serta mengoordinasikan tim evakuasi gabungan.

Petugas kepolisian langsung memasang garis steril (police line) di sekeliling area Kompleks Grand Polonia untuk mencegah warga mendekati Tempat Kejadian Perkara (TKP) demi mengantisipasi adanya potensi ledakan susulan maupun reruntuhan susulan.

"Kami masih terus melakukan identifikasi di lokasi kejadian ledakan. Fokus utama petugas saat ini adalah melakukan proses evakuasi secara hati-hati terhadap empat orang korban yang dilaporkan masih terjebak di dalam reruntuhan rumah," ujar Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, Senin (20/7/2026).


Lurah Sukadamai, Ibnu Fahreza mengatakan. daya ledak dahsyat tersebut memperparah kerusakan kawasan permukiman elit tersebut. Diperkirakan sedikitnya tujuh unit rumah di sekitar lokasi mengalami kerusakan fisik.

Selain itu, berdasarkan pendataan sementara di lapangan, masih ada tiga orang korban yang diduga kuat terjebak dan tertimbun reruntuhan material bangunan.

“Informasinya korban yang masih terjebak ada tiga orang yaitu, ibu, anak, serta seorang pembantu rumah tangga (PRT). Mereka sedang berada di dalam rumah saat ledakan terjadi,” katanya.

Dia mengatakan, dua korban sebelumnya berhasil dievakuasi yakni, lansia dan balita. Keduanya kini tengah menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit terdekat.

Ibnu Fahreza mengatakan, penanganan darurat terus difokuskan pada titik utama reruntuhan dengan bantuan alat berat.

Hingga Senin malam, lokasi kejadian masih disterilkan dari warga umum. Petugas pemadam dan tim pencari terus memotong material besi serta beton menggunakan alat pemotong khusus untuk membuka akses menyelamatkan tiga korban yang masih terperangkap.

Topik Menarik