Update Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, Polisi Duga dari Gas Tanam

Update Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, Polisi Duga dari Gas Tanam

Nasional | inews | Senin, 20 Juli 2026 - 21:15
share

MEDAN, iNews.id – Ledakan hebat mengguncang Kompleks Perumahan Elite Grand Polonia di Jalan Mustang, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan satu unit rumah mewah dua lantai roboh hingga rata dengan tanah.

Hasil penyelidikan sementara, pemicu ledakan diduga berasal dari kebocoran jaringan instalasi gas tanam milik PGN yang berada di area rumah tersebut.

Peristiwa nahas yang terjadi saat aktivitas renovasi bangunan sedang berlangsung ini mengakibatkan enam orang menjadi korban. Dua orang berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka, sementara empat orang lainnya dilaporkan masih terjebak di bawah reruntuhan material bangunan. 

Berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar, ledakan keras terdengar memekakkan telinga beberapa saat sebelum seluruh struktur bagian depan rumah lantai dua itu ambruk. 

Dahsyatnya daya ledak tidak hanya menghancurkan bangunan utama, tetapi juga merusak fasilitas umum perumahan serta beberapa unit kendaraan yang terparkir di dekat lokasi kejadian.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, turun langsung ke lokasi kejadian untuk memimpin proses identifikasi awal serta mengoordinasikan tim evakuasi gabungan.

Petugas kepolisian langsung memasang garis steril (police line) di sekeliling area Kompleks Grand Polonia untuk mencegah warga mendekati Tempat Kejadian Perkara (TKP) demi mengantisipasi adanya potensi ledakan susulan maupun reruntuhan susulan.

"Kami masih terus melakukan identifikasi di lokasi kejadian ledakan. Fokus utama petugas saat ini adalah melakukan proses evakuasi secara hati-hati terhadap empat orang korban yang dilaporkan masih terjebak di dalam reruntuhan rumah," ujar Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, Senin (20/7/2026).

Hingga Senin malam, tim gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan petugas teknis masih terus berjibaku membersihkan puing-puing material guna menyelamatkan para pekerja yang terperangkap.

Topik Menarik