Bakal Punya Dua Rumah Sakit Berstandar Internasional, Singkawang Dilirik Investor

Bakal Punya Dua Rumah Sakit Berstandar Internasional, Singkawang Dilirik Investor

Nasional | inews | Senin, 20 Juli 2026 - 19:03
share

SINGKAWANG, iNews.id - Dua rumah sakit dengan layanan berstandar internasional direncanakan bakal dibangun di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Kedua rumah sakit tersebut, yakni Rumah Sakit Umum Harapan Bersama (RSUHB) Kota Singkawang dan Rumah Sakit Idaman Nusantara Kota Singkawang.

Direktur RSU Harapan Bersama Singkawang, dr. Veridiana, Sp.OG, MMRS., mengatakan bahwa pihaknya sudah punya rencana sejak lama untuk membangun gedung baru yang lebih luas dan modern demi meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, RSU Harapan Bersama Singkawang berencana menjalin kemitraan strategis dengan PT Jakarta Zenith Metal dalam proyek perluasan dan modernisasi rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan yang selama ini sudah kami lakukan di Kalimantan Barat.

Dua rumah sakit dengan layanan berstandar internasional direncanakan bakal dibangun di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. (Foto: dok ist)

"Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen untuk mengembangkan fasilitas kesehatan berkualitas internasional dan menjadikan Kota Singkawang sebagai sentra layanan kesehatan premium yang mampu menarik minat pasien dari seluruh Kalimantan Barat, tetapi juga dari negara-negara yang berbatasan di sekitar Kalimantan Barat dan internasional untuk datang berobat ke Singkawang," tuturnya.

Sementara itu, Direktur PT Berlian Mustika Nusantara yang menaungi pembangunan RS Idaman Nusantara, Dr. Dedi Damhudi, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB, menegaskan bahwa seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan kesehatan berstandar global di wilayah Kalimantan Barat menjadi peluang besar sekaligus kebutuhan mendesak akan fasilitas kesehatan tingkat lanjut.

"Oleh karena itu, diperlukan investasi untuk proyek pembangunan Rumah Sakit Bertaraf Internasional (RS. Idaman Nusantara) yang berlokasi di Kota Singkawang di bawah naungan PT Berlian Mustika Nusantara," ucapnya.

Proyek ini, katanya, dirancang tidak hanya sebagai pusat layanan kesehatan yang komprehensif dengan keunggulan pada perawatan spesialistik, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan riset klinis terpadu serta wisata pantai.

"Kami meyakini bahwa kehadiran rumah sakit ini di Singkawang akan membawa dampak ekonomi yang signifikan, sekaligus memberikan Return on Investment (ROI) yang sangat menjanjikan bagi para pemangku kepentingan," katanya.

Dedi juga mengungkapkan, PT Multi Visi Indonesia selaku koordinator investor telah menyelesaikan penilaian kelayakan dan membantu dalam penyusunan dokumentasi hukum, perizinan, dan pendukung yang diperlukan untuk proses investasi.

Setelah itu PT. Jakarta Zenith Metal dan China Construction Fourth Engineer Bureau Co. Ltd beserta Bank of China Limited Guangzhou Tianhe (selaku Banker dari China Construction) akan datang ke Singkawang dalam rangka persiapan akhir sebelum pembangunan rumah sakit ini dimulai. 

"Kami akan sangat menghargai kesempatan untuk mendiskusikan struktur investasi potensial yang akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Kami yakin dengan dibangunnya rumah sakit ini, Kota Singkawang bersiap melangkah menjadi pusat layanan kesehatan modern di wilayah Kalimantan Barat," ungkapnya.

Sementara itu, dalam sesi dialog interaktif yang digelar di Kota Singkawang, Direktur PT Multi Visi Indonesia, Ir. Andi Arief, M.P., menyebutkan investor asal Tiongkok, khususnya dari Bank of China Limited Guangzhou Tianhe dan China Construction Fourth Engineering Bureau Co., Ltd., punya ketertarikan tinggi untuk berinvestasi di Kota Singkawang.

"Jadi, para investor dari China ini begitu tertarik dengan Kota Singkawang, salah satunya bisa jadi karena kesamaan kultur, apalagi investasi ini di bidang kesehatan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat banyak," ujarnya.

Untuk diketahui, dialog interaktif tersebut juga dihadiri oleh pihak terkait lainnya, seperti PT Nuraden Indonesia Hutama selaku Koordinator Kontraktor, Asosiasi Konstruksi RS Indonesia selaku konsultan dan Waskita Karya selaku konsultan.

Kemudian, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM yang mewakili Wali Kota Singkawang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Singkawang beserta jajaran, Pimpinan Bank BNI, Pimpinan Bank BSI, pimpinan BRI, pimpinan Bank Mega, CV Mahesa Kumoro Konstruksi, Owner RSU HB, serta Direktur dan Manajemen RSUHB dan Tim RSUHB beserta dr. Salman Paris Harahap. SpPD. KHOM-FINASIM.

Topik Menarik