Kepala BNPB Pastikan Percepatan Solusi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Kepala BNPB Pastikan Percepatan Solusi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Nasional | okezone | Minggu, 19 Juli 2026 - 04:01
share

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Flores Timur menyambangi Hunian Sementara (Huntara) yang berlokasi di Desa Konga, Kecamatan Titehena, pada Jumat 17 Juli 2026.

Kedatangan Kepala BNPB ke Kabupaten Flores Timur bertujuan memantau sekaligus mempercepat langkah pemulihan jangka panjang. Suharyanto juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar aspirasi, keluhan, serta memberikan solusi bagi warga terdampak erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-Laki yang berada di hunian sementara.

Pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat merespons aspirasi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Flores Timur yang berharap segera pindah dari Hunian Sementara (Huntara) ke Hunian Tetap (Huntap).

Dalam dialog langsung antara Kepala BNPB, Forkopimda Kabupaten Flores Timur, dan warga setempat, Wakil Bupati Flores Timur telah menentukan tiga titik relokasi. Selain itu, disepakati percepatan pembangunan infrastruktur permukiman, termasuk usulan penambahan 238 unit Huntap mandiri.

Program Huntap mandiri di atas tanah milik warga tersebut merupakan perluasan dari tahap awal yang hanya mencakup 12 kepala keluarga (KK). Saat ini, 11 unit rumah telah berhasil dibangun. Sementara itu, satu KK yang sebelumnya sempat mengalami kendala perubahan administrasi lahan kini telah mengantongi persetujuan dan akan segera dibangun.

Melihat keberhasilan tersebut, masyarakat mengusulkan penambahan sebanyak 238 unit Huntap mandiri baru. Pembangunan 238 unit mandiri ini akan dilakukan secara simultan atau bersamaan dengan pembangunan kompleks Huntap utama yang akan dikerjakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).

"Kami mengapresiasi solusi partisipatif dari pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait. Pembangunan 238 unit huntap mandiri ini akan segera dibangun, semoga ini bersamaan dengan pembangunan huntap dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sehingga proses pemulihan warga terdampak erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-Laki bisa selesai lebih cepat dan efektif," ungkap Suharyanto dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Pada hari yang sama, Kepala BNPB juga mendatangi Pos Pemantauan Gunungapi Lewotobi Laki-Laki yang berada di Desa Pululera, Kecamatan Titehena, untuk melihat langsung kondisi dan perkembangan aktivitas Gunungapi Lewotobi Laki-Laki.

Pemerintah pusat melalui BNPB bersama pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur terus bersinergi serta berkomitmen penuh untuk mendampingi dan hadir di tengah masyarakat terdampak erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-Laki.

"Erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-Laki hingga saat ini masih berlangsung. Berdasarkan laporan dari pos pemantauan gunungapi pada hari ini, sempat terjadi erupsi kurang lebih 800 meter dari kawah gunung, sehingga masyarakat dilarang mendekat ke arah gunung dalam radius 6-7 kilometer," kata Suharyanto.

Topik Menarik