Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, ada pihak yang ingin memecah belah sinergitas dan soliditas TNI-Polri, dalam rangka mengawal persatuan dan kesatuan NKRI serta menyukseskan seluruh program pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Sigit saat bersilaturahmi dengan Panglima TNI hingga Kepala Staf Angkatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).
"Jadi di kesempatan ini tentunya kami bersama para Pejabat Utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI. Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh Pejabat Utama yang ada, kami terbuka untuk itu," kata Sigit.
Sigit menekankan, silaturahmi ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar TNI dan Polri terus memperkuat sinergitas dan soliditas. Mengingat, kata Sigit, TNI dan Polri merupakan pilar utama penjaga kedaulatan bangsa Indonesia.
"Karena ini adalah kunci utama agar negara kita sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid," ujar Sigit.
Lebih dalam, Sigit memastikan telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran, baik Kapolda maupun Kapolres se-Indonesia, untuk terus melakukan penguatan sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam rangka mengawal serta menjaga NKRI dan seluruh program Presiden Prabowo Subianto.
"Demikian juga kami sudah perintahkan kepada para Kapolda dan Kapolres untuk sama-sama menindaklanjuti arahan Bapak Panglima untuk juga menjaga sinergitas dan soliditas sehingga NKRI ini bisa kita jaga bersama, seluruh program Bapak Presiden bisa kita kawal untuk menuju Indonesia Maju. Salam soliditas, salam sinergitas," tutup Sigit.










