3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, 8 Hektare Lahan Terbakar
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap sejumlah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Pulau Jawa. Kebakaran yang berlangsung pada Jumat 10 Juli 2026 itu menghanguskan sekitar 8 hektare lahan di sejumlah lokasi.
"Laporan pertama adalah karhutla di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Jumat (10/7). Kebakaran terjadi sejak pukul 16.00 WIB di wilayah Desa Tatung, Kecamatan Balong," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (12/7/2026).
Petugas gabungan yang dikerahkan ke lokasi langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin membesar. Abdul menyebut lahan seluas 3 hektare di wilayah tersebut hangus terbakar.
"Akhirnya api berhasil dipadamkan pada Sabtu (11/7)," sambungnya.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 17.00 WIB, kebakaran lahan juga terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Lahan seluas 2 hektare di Desa Condro, Kecamatan Pasirian, hangus terbakar.
Peristiwa 13 Juni: Tragedi Pesawat Garuda di Jepang hingga Konflik Indonesia–Malaysia
"BPBD Kabupaten Lumajang beserta perangkat gabungan langsung melakukan upaya pemadaman, api pun berhasil dipadamkan pada Sabtu (11/7)," imbuhnya.
Karhutla pada Jumat 10 Juli juga melanda Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kebakaran tersebut berdampak pada Desa Pamijen, Kecamatan Sokaraja, dan Desa Karangtalun Kidul, Kecamatan Purwojati.
"Total luas lahan yang terbakar mencapai 3 hektare dengan rincian 2 hektare di Desa Pamijen dan 1 hektare di Desa Karangtalun Kidul. Api berhasil dipadamkan atas upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Banyumas bersama unsur terkait pada Sabtu (11/7)," ujarnya.









