Medan Gempar! Pria Ditemukan Tewas di Halaman Apartemen Diduga Jatuh dari Lantai 12

Medan Gempar! Pria Ditemukan Tewas di Halaman Apartemen Diduga Jatuh dari Lantai 12

Nasional | inews | Minggu, 12 Juli 2026 - 07:42
share

MEDAN, iNews.id – Warga dan penghuni apartemen di kawasan Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatra Utara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di area parkir pada Minggu (12/7/2026). Korban diduga tewas mengenaskan setelah terjatuh dari lantai 12 gedung tersebut.

Mendapat laporan mengenai insiden maut ini, petugas kepolisian dari Polsek Sunggal bersama Tim Inafis langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad korban.

Berdasarkan hasil identifikasi awal yang dilakukan oleh petugas di lapangan, korban diketahui berinisial AL, seorang pria yang berasal dari Kepulauan Nias.

Dari data manifes hunian apartemen, korban tercatat sebagai salah satu tamu yang sedang menginap di gedung tersebut. Kamar yang ditempatinya berada di posisi yang cukup tinggi.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui berinisial AL, warga Kepulauan Nias. Korban tercatat menginap di apartemen tersebut, tepatnya di kamar nomor 26, lantai 12.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Herman Sentosa, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat yang menghebohkan penghuni apartemen ini. 

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban murni terjatuh, sengaja melompat, atau ada faktor lain di balik kematiannya," katanya. 

Saat ini, kepolisian lintas unit sudah dikerahkan untuk mendalami seluruh petunjuk yang ada di area kamar maupun lokasi jatuhnya korban.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari pihak manajemen apartemen, sekuriti, hingga saksi mata yang pertama kali menemukan jasad korban.

Petugas juga memeriksa kondisi di dalam kamar nomor 26 lantai 12 untuk mencari barang bukti petunjuk.

Penyelidikan ini dilakukan secara intensif oleh Tim Jatanras Polrestabes Medan yang bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Sunggal.

Jasad korban kini telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum et repertum demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Topik Menarik