Bupati Sukoharjo Jalan Sempoyongan saat Tiba di KPK, Ini Penampakannya Usai Terjaring OTT
JAKARTA - Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/7/2026) pagi. Etik sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.
Pantauan Okezone di lokasi, iring-iringan enam kendaraan yang membawa pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Solo Raya tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.32 WIB. Kendaraan-kendaraan tersebut memasuki area gedung secara beriringan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Beberapa menit kemudian, mobil yang membawa Bupati Sukoharjo Etik Suryani berhenti di depan lobi Gedung Merah Putih KPK.
Etik terpantau tiba sekitar pukul 09.37 WIB. Ia tampak mengenakan masker hitam serta kemeja putih yang dipadukan dengan outer paras hitam saat turun dari kendaraan yang membawanya ke kantor KPK.
Setibanya di lokasi, Etik terlihat tertunduk lesu dan mengabaikan pertanyaan dari awak media yang telah menunggu. Setelah turun dari kendaraan, ia juga tampak berjalan sempoyongan dan melangkah perlahan saat menaiki tangga menuju ruang pemeriksaan.
Sebelumnya, KPK mengamankan lima orang dalam OTT yang dilakukan di wilayah Solo Raya. Salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Menurut dia, OTT dilakukan dalam rangka penyelidikan tertutup yang dilakukan KPK.
“Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah,” kata Budi.
Budi menjelaskan, dalam operasi tersebut tim KPK mengamankan lima orang. Para pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta. Setelah itu, mereka dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
KPK menyebut perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan. Dugaan tersebut melibatkan Bupati Sukoharjo terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Hingga kini KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah itu belum memerinci identitas seluruh pihak yang terjaring maupun konstruksi lengkap perkara yang sedang ditangani.










