Kemlu: Dua WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan

Kemlu: Dua WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan

Nasional | okezone | Kamis, 25 Juni 2026 - 18:10
share

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, terus memantau dan berkoordinasi secara intensif dengan Korea Coast Guard (KCG) terkait insiden tenggelamnya kapal penangkap ikan yang diawaki enam anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) di perairan Busan, Korea Selatan, pada Kamis 25 Juni 2026.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah mengatakan, berdasarkan informasi dari KCG, insiden terjadi sekitar pukul 10.10 waktu setempat ketika kapal penangkap ikan berbobot 79 ton bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG berbobot 992 ton di perairan Gijang, Busan.

"Pada saat kejadian terdapat delapan ABK di atas kapal penangkap ikan, terdiri atas enam WNI dan dua warga negara Korea Selatan. Dari jumlah tersebut, enam ABK, termasuk empat WNI, berhasil diselamatkan, sementara dua ABK WNI lainnya masih dalam proses pencarian," ujar Heni, Kamis (25/6/2026).

Heni menjelaskan, otoritas Korea Selatan saat ini mengerahkan berbagai unsur pencarian dan penyelamatan, termasuk kapal patroli Penjaga Pantai, kapal Angkatan Laut, helikopter, kapal pemerintah lainnya, serta kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Menurut dia, KBRI Seoul terus berkoordinasi dengan KCG untuk memperoleh perkembangan terkini terkait operasi pencarian dan kondisi para awak kapal. Selain itu, KBRI juga telah menjalin komunikasi dengan keluarga para ABK guna menyampaikan informasi terbaru dan memberikan pendampingan yang diperlukan.

"Kemlu RI dan KBRI Seoul akan terus memantau penanganan insiden ini melalui koordinasi dengan otoritas setempat serta mengikuti secara saksama perkembangan proses pencarian," katanya.

Insiden tersebut masih dalam penanganan otoritas Korea Selatan, sementara upaya pencarian terhadap dua WNI yang dilaporkan hilang terus dilakukan.

Topik Menarik