Pendaki Jatuh di Pos 5 Gunung Bulu Saukang Maros, Evakuasi Dramatis

Pendaki Jatuh di Pos 5 Gunung Bulu Saukang Maros, Evakuasi Dramatis

Nasional | inews | Rabu, 17 Juni 2026 - 19:41
share

MAROS, iNews.id – Seorang pendaki, Amir Pramilia (26) jatuh di Gunung Bulu Saukang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Evakuasi korban berlangsung dramatis pada Rabu (17/6/2026) malam. Warga asal Kabupaten Gowa tersebut mengalami patah kaki kiri setelah terjatuh dari jalur pendakian. 

Medan pegunungan yang sangat curam dipadu dengan gelap gulita malam membuat tim SAR gabungan harus berjuang ekstra keras selama berjam-jam. Berkat kegigihan petugas, korban akhirnya berhasil dievakuasi turun dalam kondisi selamat. 

Peristiwa bermula ketika Amir melakukan aktivitas pendakian ke Gunung Bulu Saukang bersama dua orang rekannya. 

Petaka datang saat rombongan ini tengah berada di area Pos 5. Diduga karena faktor kelelahan atau kurangnya visibilitas di malam hari, korban tergelincir dan terjatuh hingga mengalami cedera serius berupa patah tulang pada bagian kaki kirinya. 

Rekan korban yang panik melihat Amir lemas dan sama sekali tidak bisa berjalan langsung menghubungi pihak register dan Basarnas untuk meminta bantuan darurat. 

Mendapat laporan adanya kecelakaan ekstrem di atas gunung, Tim SAR Gabungan Basarnas Makassar langsung bergerak cepat mendaki menjemput korban. Begitu berhasil menemukan posisi korban di Pos 5, petugas langsung mengambil tindakan medis darurat dengan membidai kaki kiri Amir guna mengunci posisi tulang yang patah agar cederanya tidak makin parah. 

Korban kemudian digotong menggunakan tandu darurat menuruni jalur pendakian yang memiliki sudut kemiringan ekstrem dan berisiko tinggi. 

Tantangan terbesar dalam operasi penyelamatan ini adalah kondisi geografis Gunung Bulu Saukang yang terjal, ditambah pekatnya malam yang membatasi jarak pandang tim penyelamat. 

"Proses evakuasi memang berjalan cukup sulit dan membutuhkan waktu berjam-jam karena medannya curam dan kondisi sudah gelap gulita. Namun, berkat kerja sama tim yang solid, korban akhirnya berhasil kami bawa turun dengan selamat sampai ke posko registrasi di kaki gunung," ujar Kasi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, Rabu (17/6/2026). 

Setibanya di kaki gunung, Amir langsung diserahterimakan kepada tim medis dari Puskesmas Tompobulu untuk mendapatkan penanganan awal dan pemberian pereda nyeri.

Mengingat luka patah tulang yang dideritanya cukup serius, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Kota Makassar untuk penanganan ortopedi lebih lanjut. 

Dengan berhasil dibawanya korban ke fasilitas kesehatan, Operasi SAR gabungan di Gunung Bulu Saukang resmi dinyatakan ditutup.

Pihak Basarnas mengimbau keras kepada masyarakat atau pencinta alam yang hendak melakukan pendakian agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, membawa perlengkapan navigasi dan penerangan yang layak, serta mematuhi seluruh standar keselamatan internasional selama beraktivitas di alam bebas.

Topik Menarik