Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Dijaga Ketat Aparat Gabungan
JAKARTA, iNews.id - Massa dari Persatuan Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jakarta menggelar aksi demokrasi di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/6/2026). Kelompok massa turut membawa karangan bunga untuk mengkritisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming serta DPR.
Pantauan iNews di lokasi, massa tiba sekitar pukul 15.45 WIB. Diperkirakan ada ratusan mahasiswa yang turun aksi.
Sesampainya di depan Gedung DPR, koordinator BEM SI langsung melakukan orasi di atas mobil komando. Untuk situasi sejauh ini cukup kondusif.
"Selamat atas gagalnya rezim Prabowo-Gibran," tulisan di karangan bunga.
"Selamat atas gagalnya kinerja DPR RI," tulis pesan dalam karangan bunga.
Pantauan terkini, lalu lintas di depan Gedung DPR ramai lancar. Untuk saat ini belum ada tanda-tanda penutup arus karena jumlah aksi demonstrasi tidak terlalu besar.
Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI mendapatkan penjagaan ketat dari pihak kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyebutkan, sebanyak 3.588 personel gabungan.
"Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menerjunkan personel sebanyak 3.588 personel gabungan TNI-Polri dari Dishub, Satpol PP, dan Polres-Polres penyangga," ujarnya pada wartawan, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, sebagaimana Direktif Kapolda Metro Jaya, petugas pengamanan bakal bersikap sabar, humanis, dan tidak terprovokasi. Penyampaian aspirasi dari mahasiswa harus dapat tersampaikan dengan aman dan damai.
"Dalam direktif tersebut tidak ada penggunaan senjata api. Kami menghimbau para peserta aksi penyampaian aspirasi di depan umum, termasuk petugas pengamanan harus memperhatikan keselamatan bersama, memperhatikan kepentingan masyarakat lain selain dari penyampaian aspirasi,"katanya.









