Gerindra: Tidak Ada Instruksi kepada Kader untuk Kuasai Dapur MBG!
JAKARTA - Partai Gerindra menegaskan bahwa tidak ada instruksi kepada kadernya untuk terlibat dalam kepemilikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Oleh karena itu, jika ada kader Gerindra yang tercatat kepemilikannya, itu sepenuhnya atas nama pribadi.
Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi merespons isu mengenai keterlibatan sejumlah nama pemilik SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Saya bukan sebagai Mensesneg ya, sebagai kader Partai Gerindra kan ada juga dibawa-bawa nama partai. Tapi yang bisa kami sampaikan mewakili partai bahwa tentu tidak ada instruksi institusional," kata Prasetyo usai menghadiri rapat koordinasi terkait MBG di Kantor Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
"Kalaupun ada yang dianggap kader atau perorangan tentu atas ini masing-masing," ujarnya melanjutkan.
Meski demikian, kata dia, partai tentunya tidak melarang kader untuk berkontribusi, asalkan tetap mematuhi regulasi yang berlaku.
Prasetyo kembali mewanti-wanti agar tidak ada satu pun pengelola SPPG yang berani melanggar SOP yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) itu menegaskan bahwa kualitas pelayanan dan kepatuhan terhadap prosedur adalah harga mati. Ia menyebut internal partai pun telah memberikan instruksi keras bagi para kader yang terlibat dalam ekosistem SPPG untuk menjaga standar kualitas pangan.
"Dan perlu kami sampaikan di dalam internal partai kami berulang kali menekankan bahwa kepada saudara-saudara yang anggota Partai Gerindra yang memiliki dapur-dapur SPPG, untuk harus wajib menjaga kualitas sebagaimana standar yang sudah kita tetapkan," pungkasnya.










