6 Tahanan Kejaksaan Kabur saat Perjalanan ke PN Pekanbaru, 3 Masih Buron
PEKANBARU, iNews.id - Enam tahanan kejaksaan kabur dari mobil tahanan di Pekanbaru, Riau, Kamis (11/6/2026) siang. Mereka melarikan diri saat kendaraan sedang melaju menuju Pengadilan Negeri Pekanbaru.
Peristiwa tahanan kabur itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan KH Ahmad Dahlan. Lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 100 meter dari area pengadilan.
Aksi pelarian bermula ketika salah satu tahanan diduga berhasil membobol pintu kendaraan dinas kejaksaan. Setelah pintu terbuka, lima tahanan lain langsung ikut berhamburan keluar.
Para tahanan kemudian melarikan diri ke arah permukiman warga. Situasi itu sempat membuat petugas pengawal panik dan langsung melakukan pengejaran.
Petugas pengawal langsung mengejar para tahanan yang kabur dari mobil tahanan tersebut. Polresta Pekanbaru kemudian menerjunkan personel untuk membantu penyisiran di sekitar lokasi.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah membenarkan insiden jebolnya pengamanan mobil tahanan kejaksaan tersebut. Dia mengatakan tim gabungan langsung bergerak melakukan perburuan.
"Sampai saat ini sudah ada 3 tahanan yang berhasil diamankan kembali," ujar AKP Anggi dikutip dari iNews Pekanbaru, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan hasil rekonsiliasi data manifes, polisi memastikan masih ada tiga tahanan lain yang belum tertangkap. Ketiganya masih dalam pencarian petugas.
"Yang lain masih terus dicari," katanya.
Petugas gabungan masih menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian para tahanan. Kawasan permukiman warga di sekitar Jalan KH Ahmad Dahlan menjadi salah satu lokasi yang diperiksa.
Polisi juga memperkuat pencarian untuk mempersempit ruang gerak para tahanan yang masih buron. Masyarakat diimbau segera melapor jika melihat orang mencurigakan di sekitar wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Pekanbaru belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Kepala Seksi Intelijen Kejari Pekanbaru, Mey Ziko, belum merespons saat dihubungi melalui telepon maupun pesan WhatsApp.
Insiden ini menjadi perhatian karena terjadi saat para tahanan hendak dibawa menuju ruang sidang. Polisi memastikan pencarian tiga tahanan yang masih buron terus dilakukan.










