Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar
BOYOLALI, iNews.id – Kepulangan Haji Mustofa Ismail, jemaah haji Kloter 23 asal Kabupaten Semarang, mengundang haru. Demi menunaikan nazarnya, dia nekat berjalan kaki sejauh 34 kilometer dari Asrama Haji Donohudan, Boyolali, menuju rumahnya di Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh.
Meski sudah lansia, perjalanan sejauh puluhan kilometer ini tidak dilakukan sendirian. Pihak keluarga memberikan pengawalan melekat demi menjaga keselamatan sang ayah di jalur lintas provinsi tersebut.
Selama menyusuri aspal, Haji Mustofa ditemani oleh adik kandungnya yang ikut berjalan kaki bersama. Sementara sang anak, Achmad Mustofa, bertugas memantau dari atas sepeda motor.
"Saya terus mengawasi bapak selama perjalanan. Saya bergerak menggunakan sepeda motor di depan dan belakang bapak untuk memastikan keselamatan beliau selama menempuh perjalanan puluhan kilometer ini," tutur Achmad Mustofa, Kamis (11/6/2026).
Perjalanan sejauh puluhan kilometer ini tentu tidak dilakukan sendirian. Demi menjaga keselamatan sang ayah yang sudah lansia, pihak keluarga memberikan pengawalan melekat selama di perjalanan.
Selama berjalan kaki, Haji Mustofa ditemani adik kandungnya yang ikut berjalan bersama. Putranya, Achmad Mustofa, mengawal dari depan dan belakang menggunakan sepeda motor untuk memastikan jalur aman dari kendaraan lain.
Di kepalanya, Haji Mustofa tetap mengenakan caping (topi bambu) bertuliskan doa dalam huruf Arab. Caping ini menjadi ciri khasnya sejak berangkat hingga pulang dari Tanah Suci.
"Saya terus mengawasi bapak selama perjalanan. Saya bergerak menggunakan sepeda motor di depan dan belakang bapak untuk memastikan keselamatan beliau selama menempuh perjalanan puluhan kilometer ini," kata sang anak, Achmad Mustofa.
Keteguhan fisik dan mental Haji Mustofa ternyata bukan hal baru. Sebelum berangkat ke Tanah Suci beberapa waktu lalu, ia juga sempat berjalan kaki dari rumahnya menuju Kantor Kecamatan Suruh saat akan bertolak ke Asrama Haji Donohudan.
Kisah Haji Mustofa Ismail ini pun langsung menuai banyak pujian dari netizen dan masyarakat sekitar. Langkah kakinya yang tetap mantap di usia senja menjadi inspirasi mendalam tentang keteguhan dalam menepati janji serta sebuah ungkapan syukur yang tulus.










