Pencuri di Mojokerto Kirim Surat Minta Maaf ke Korban, Alasannya Bikin Meleleh
MOJOKERTO, iNews.id – Aksi kocak sekaligus mengharukan dilakukan seorang pencuri d Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Pelaku mengirimkan secarik surat berisi permintaan maaf kepada korbannya. Dalam surat tersebut, pelaku mengaku nekat mencuri demi membayar biaya sekolah anaknya.
Aksi menggelitik sekaligus menyita perhatian ini menimpa toko kelontong milik Alfin Setyo Tunggal (33), warga Desa Jabon Tegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Peristiwa bermula saat pelaku menyatroni toko kelontong milik Alfin. Namun, aksi pelaku tidak berjalan mulus karena gerak-geriknya yang mencurigakan langsung diketahui oleh pemilik rumah.
Pemilik toko, Alfin Setyo Tunggal menceritakan, awalnya merasa curiga melihat seorang pria tak dikenal keluar masuk ke dalam rumah dan tokonya dengan mengenakan masker. Alfin kemudian berinisiatif mendatangi pelaku dan langsung menangkapnya. "Saya curiga karena (pelaku) keluar masuk rumah saya," kata Alfin, Rabu (10/6/2026).
Saat digeledah, pemilik toko menemukan sejumlah rokok dan uang tunai yang hendak dibawa kabur pelaku. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut sempat tersulut emosi hingga memberikan beberapa pukulan dan tendangan kepada pelaku.
Namun, karena merasa kasihan dan pelaku bersedia mengembalikan seluruh barang yang dicurinya, Alfin bersama warga akhirnya sepakat untuk melepaskan pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut.
Kejutan justru datang sehari pascakejadian. Saat pagi hari, Alfin dikejutkan dengan penemuan sebuah amplop putih yang tergeletak di area tokonya. Setelah dibuka, amplop tersebut ternyata berisi secarik kertas dari pelaku pencurian yang dilepaskannya kemarin.
Dalam surat itu, pelaku menuliskan permohonan maaf yang mendalam karena telah nekat mencuri di toko Alfin. Pelaku berdalih terpaksa melakukan aksi kriminal tersebut karena terdesak kebutuhan biaya untuk membayar uang semesteran sekolah anaknya.
Tak hanya meminta maaf, di akhir suratnya pelaku juga berjanji pria yang jantan untuk mengembalikan uang yang pernah ia incar begitu sudah menerima gaji.










