Profil Muhammad Nas, Jenderal Ahli Telik Sandi yang Redamkan Massa di Markas Brimob Kwitang
JAKARTA – Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas tampil perdana untuk pertama kalinya sebagai Juru Bicara TNI di Balai Wartawan, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).
Sebelumnya, Muhammad Nas menjabat sebagai Asisten Intelijen Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Asintel Kaskostrad) sejak Maret 2025.
Muhammad Nas sempat menjadi sorotan karena menenangkan massa yang menggelar aksi unjuk rasa di Markas Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Saat itu, dia menemui pendemo bersama Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Anton Asrar.
Keduanya menemui massa yang melakukan aksi usai seorang pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Profil Muhammad Nas
Nas lahir di Nagari Gadut, Agam, Sumatera Barat, 8 Juni 1975. Abituren Akademi Militer (Akmil) 1998 ini dikenal memiliki rekam jejak di korps Infanteri Kostrad, dengan spesialisasi mendalam di bidang intelijen militer.
Sejumlah posisi strategis, baik di komando teritorial maupun di lingkungan intelijen strategis pernah diembannya.
Seperti Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember, Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh pada 2021-2022.
Selanjurnya, Asintel Kasdam II/Sriwijaya dan Paban Utama A-2 Direktorat A Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.










