Hanya Dapat 4 Siswa Baru, SDN 2 Tempel Blora Terancam Diregrouping
BLORA, iNews.id - Sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kekurangan siswa pada penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027. Kondisi tersebut membuat beberapa sekolah terancam ditutup dan digabung dengan sekolah lain melalui kebijakan regrouping.
Salah satu sekolah yang terdampak, yakni SDN 2 Tempel di Kecamatan Jepon. Sekolah tersebut akan diregrouping karena jumlah siswanya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Saat ini, total siswa yang belajar di SDN 2 Tempel hanya berjumlah 47 orang. Pada penerimaan murid baru tahun ini, sekolah tersebut hanya memperoleh empat siswa baru.
Kepala SDN 2 Tempel, Wahyuningsih mengaku pasrah, apabila sekolah yang dipimpinnya harus diregrouping. Rencananya, SDN 2 Tempel akan digabung dengan SDN 1 Tempel yang lokasinya berjarak sekitar 300 meter dari sekolah tersebut.
Menurut Wahyuningsih, minimnya jumlah peserta didik menjadi salah satu alasan utama dilakukannya regrouping untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan.
"Legowo sekali saya karena memang jaraknya yang dari SDN 1 Tempel ke SDN 2 Tempel tidak ada 1 kilometer dan hanya 300 meter," ujar Wahyuningsih, Selasa (9/6/2026).
Meski terancam ditutup, kegiatan belajar mengajar di SDN 2 Tempel masih berjalan seperti biasa sambil menunggu keputusan lebih lanjut terkait rencana regrouping tersebut.










