Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks

Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks

Nasional | sindonews | Senin, 8 Juni 2026 - 21:10
share

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menjelaskan isu soal operasional sejumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) berhenti sementara karena dana dari BGN belum cair. Nanik mengatakan, dana operasional untuk dapur MBG sudah dicairkan sejak Jumat pekan lalu.

"Ada bagian dari hoaks, ada yang bagian dari.... Semua sudah dicairkan dari mulai Jumat. Jadi memang ada beberapa yang Jumat itu sudah dicairkan, yang Senin ini juga dicairkan," kata Nanik seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). Menurut Nanik, BGN sudah mencairkan Rp5 triliun untuk operasional dapur MBG, termasuk di Aceh. Nanik menuturkan masalah pencairan dana tersebut hanya masalah teknis.

Baca Juga: Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN

"Jadi kalau nggak salah kami dapat laporan Rp5 T ya Bu (Arumsari, Wakil Kepala BGN) dicairkan hari ini. Jadi tidak ada masalah, masalah teknis saja," jelas Nanik.

Sebelumnya, beredar informasi yang menyebut sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG berpotensi menghentikan operasional apabila dana yang tersedia tidak mencukupi.Namun, BGN telah mengeluarkan pernyataan bahwa pencairan anggaran melalui mekanisme top up Dana Bantuan Pemerintah (Banper) untuk seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, kepada seluruh Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), Kepala Regional (Kareg), Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Kecamatan (Korcam), dan Kepala SPPG agar menyampaikan informasi yang benar kepada seluruh yayasan dan mitra pelaksana di wilayah masing-masing.

BGN juga memastikan bahwa proses pencairan anggaran Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Hingga saat ini, tidak terdapat kendala yang menghambat pelaksanaan program di lapangan, dan layanan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Masyarakat diimbau untuk selalu memperoleh informasi dari kanal resmi Badan Gizi Nasional dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya," imbaunya.

Topik Menarik