Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

Berita Utama | inews | Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:01
share

BIAK NUMFOR, iNews.id – Proses pencarian korban ledakan bom peninggalan Perang Dunia ke-II di kawasan Kompleks Ikan, Kabupaten Biak Numfor, Papua, kembali membuahkan hasil, Jumat (5/6/2026). Pada hari keenam operasi pencarian, tim gabungan menemukan 17 potongan tubuh manusia di sekitar lokasi ledakan yang sebelumnya menewaskan enam warga.

Total saat ini ada 34 potongan tubuh yang sudah ditemuan dan kini dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua. Pemeriksaan ini guna memastikan identitas korban secara ilmiah melalui pemeriksaan forensik dan DNA.

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, mengatakan pencarian korban masih menjadi prioritas utama aparat gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Basarnas dan instansi terkait.

"Area ring satu saat ini telah dinyatakan steril 100 persen, namun masyarakat tetap tidak diperkenankan memasuki lokasi demi keselamatan dan kelancaran proses pencarian serta penyelidikan yang masih berlangsung," ujar AKBP Ari Trestiawan dikutip dari iNews Sorong Raya, Jumat (5/6/2026).

Penemuan 17 potongan tubuh tersebut menambah daftar temuan selama operasi pencarian korban ledakan yang hingga kini masih berlangsung. Selain bagian tubuh korban, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban di sekitar lokasi kejadian.

Barang-barang yang diamankan meliputi satu kartu keluarga atas nama Luther Raubabah, satu proyektor merek Sony, satu telepon genggam Samsung, satu bor listrik, satu tas, satu dompet, satu mixer, serta satu batang besi sepanjang sekitar 40 sentimeter. Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan untuk mendukung proses penyelidikan.

Tim DVI Polda Papua sebelumnya juga telah memeriksa 34 potongan jaringan tubuh yang ditemukan selama proses pencarian. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas mengambil enam sampel DNA postmortem yang selanjutnya akan dikirim ke Laboratorium DNA Bareskrim Polri.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan identifikasi korban berjalan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Proses identifikasi menjadi bagian penting dalam penanganan tragedi ledakan di Biak Numfor, terutama untuk memastikan seluruh korban dapat dikenali dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

AKBP Ari Trestiawan menegaskan seluruh temuan di lokasi akan diperiksa secara menyeluruh oleh penyidik dan tim laboratorium forensik.

"Kami memastikan seluruh barang bukti yang ditemukan akan diperiksa secara mendalam oleh tim penyidik dan laboratorium forensik. Fokus kami saat ini adalah menemukan korban yang masih belum ditemukan, mengidentifikasi seluruh korban secara akurat, serta mengungkap secara tuntas penyebab peristiwa ini," katanya.

Hingga kini, operasi pencarian dan identifikasi korban masih terus dilakukan. Tim gabungan berharap seluruh korban yang belum ditemukan dapat segera teridentifikasi sehingga memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu kabar.

Topik Menarik