Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

Nasional | inews | Selasa, 2 Juni 2026 - 10:36
share

BIAK NUMFOR, iNews.id - Lima korban tewas akibat ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia (PD) II dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (1/6/2026). Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana haru dan duka mendalam.

Keluarga korban, masyarakat, tokoh agama, unsur Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, serta perwakilan TNI-Polri hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Sebelum dimakamkan, lima jenazah terlebih dahulu didoakan di ruang jenazah RSUD Biak Numfor. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Gideon Kawer dan diikuti keluarga serta kerabat korban.

Adapun lima korban yang dimakamkan yakni Israel Raubaba (7), Yisrel Raubaba (5), Karmila Ayorbaba (25), Delfin Raubaba (41) dan Moris Raubaba (24).

Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra turut hadir dalam prosesi tersebut. Dia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Zacharias L Mailoa, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Kasat Intelkam Polres Biak Numfor Iptu Yuan Charles Rumsarwir yang mewakili Kapolres Biak Numfor.

Dalam sambutannya, Bupati Markus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan pascaledakan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, saya mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, seluruh instansi terkait, dan masyarakat yang telah membantu proses penanganan pascakejadian. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Bupati.

Seusai ibadah pelepasan, lima jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans menuju TPU Sorido. Setibanya di lokasi pemakaman, keluarga dan warga bersama-sama mengangkat peti jenazah menuju liang lahat yang telah dipersiapkan.

Prosesi pemakaman kembali diawali dengan ibadah singkat. Setelah itu, seluruh peti jenazah diturunkan ke dalam satu liang lahat. Keluarga dan kerabat kemudian memberikan penghormatan terakhir dengan menaburkan tanah sebagai simbol perpisahan.

Sekitar 150 warga menghadiri pemakaman tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk solidaritas dan dukungan moral bagi keluarga korban yang kehilangan orang-orang tercinta dalam tragedi ledakan dari sisa bom perang dunia tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito juga menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menewaskan lima warga Biak Numfor tersebut.

"Atas nama Polda Papua, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan kepada keluarga dalam menghadapi cobaan ini. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi, pencarian korban, hingga pemakaman para korban," ujar Kombes Pol Cahyo Sukarnito.

Pemakaman lima korban dalam satu liang lahat menjadi simbol duka mendalam yang dirasakan keluarga dan masyarakat Biak Numfor. Sementara itu, pemerintah daerah bersama aparat keamanan masih melanjutkan penanganan pascaledakan guna memastikan proses pencarian serta pengamanan lokasi berjalan tuntas.

Topik Menarik