Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Semburkan Abu Vulkanis Setinggi 1 Km

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Semburkan Abu Vulkanis Setinggi 1 Km

Nasional | inews | Selasa, 2 Juni 2026 - 08:56
share

FLORES TIMUR, iNews.id - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi, Selasa (2/6/2026) pagi. Gunung berstatus Level III Siaga tersebut meletus pukul 07.47 Wita dengan menyemburkan kolom abu vulkanis setinggi 1 kilometer di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yoseph Mboro, mengatakan tinggi kolom abu yang teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut.

Saat erupsi berlangsung, kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Abu vulkanis terpantau bergerak condong ke arah barat daya dan barat.

Meski aktivitas vulkanis meningkat, hingga kini belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan akibat erupsi tersebut. Namun, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Herman mengimbau masyarakat yang berada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki, termasuk wisatawan, agar tidak beraktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, warga diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta petugas terkait. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

"Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki agar mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote," ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah hujan abu vulkanis. Warga yang terdampak diminta menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan.

Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan menjauh dari kawasan kaki Gunung Lewotobi Laki-laki selama aktivitas vulkanik masih berlangsung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bersama pemerintah daerah terus memantau perkembangan aktivitas gunung api tersebut guna memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.

Topik Menarik