3 Komplotan Begal Bersajam Incar Sopir Truk di Maros Ditangkap, Sudah 4 Kali Beraksi

3 Komplotan Begal Bersajam Incar Sopir Truk di Maros Ditangkap, Sudah 4 Kali Beraksi

Nasional | inews | Senin, 1 Juni 2026 - 15:28
share

MAROS, iNews.id - Aksi komplotan begal truk yang meresahkan sopir angkutan barang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya terhenti. Polisi menangkap tiga pria berinisial TA (24), RA (27), dan AS (24) yang diduga terlibat dalam serangkaian aksi pembegalan menggunakan senjata tajam.

Ketiga pelaku ditangkap tim gabungan Resmob Polda Sulsel dan Jatanras Polres Maros di wilayah Makassar pada Sabtu (30/5/2026). Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku telah beraksi sedikitnya di empat lokasi berbeda di wilayah Maros.

Panit Resmob Polda Sulsel Ipda Irzal Makkarawa, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima permintaan bantuan dari Jatanras Polres Maros untuk memburu para pelaku.

“Jadi kami jelaskan kami dari Resmob Polda Sulsel bersama dengan Jatanras Polres Maros mengamankan tiga orang terduga pelaku terkait kasus pencurian dengan kekerasan dalam hal ini kasus begal di wilayah hukum Polres Maros," ujar Ipda Irzal Makkarawa, Senin (1/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku memiliki modus mengincar truk yang sedang berhenti di bahu jalan atau melaju dengan kecepatan rendah.

Setelah menemukan target, para pelaku mendekati kendaraan dan mengancam sopir menggunakan senjata tajam berupa busur panah, parang, hingga badik.

"Modus komplotan begal ini mengikuti kendaraan atau mengincar kendaraan mobil truk baik kendaraan tersebut parkir di bahu jalan atau pada saat kendaraan tersebut jalan perlahan," katanya.

Dalam aksinya, komplotan begal ini mendatangi kendaraan tersebut lalu mengancam sopir truk menggunakan senjata tajam busur atau anak panah maupun menggunakan parang dan badik.

Setelah korban tidak berdaya, para pelaku mengambil paksa barang berharga milik sopir, mulai dari uang tunai hingga telepon genggam.

"Setelah komplotan begal ini menguasai kendaraan tersebut, kemudian komplotan begal ini mengambil paksa uang atau maupun HP milik korban atau supir dari truk tersebut," ujarnya.

Saat ini tercatat dua laporan polisi resmi telah diterima Polres Maros dari para korban pembegalan. Namun, hasil interogasi mengungkap jumlah aksi yang dilakukan komplotan tersebut lebih banyak dari laporan yang masuk.

"Jadi berdasarkan laporan polisi di Polres Maros ada dua laporan polisi resmi yang dilaporkan oleh korban. Kemudian berdasarkan hasil interogasi dari ketiga pelaku yang kami amankan ini, mereka melakukan empat kali TKP di wilayah Polres Maros," katanya.

Polisi menduga masih ada korban lain yang belum melaporkan kejadian yang dialaminya kepada aparat penegak hukum. Meski tiga terduga pelaku telah diamankan, penyelidikan kasus ini belum berhenti. Polisi kini memburu satu anggota komplotan lainnya yang diduga turut terlibat dalam aksi pembegalan tersebut.

Selain itu, petugas juga masih mencari sejumlah barang bukti hasil kejahatan yang belum ditemukan.

“Untuk selanjutnya kami melakukan pengembangan untuk mencari satu orang rekan lainnya dan pencarian barang bukti yang belum kami temukan,” ucapnya.

Topik Menarik