Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

Nasional | inews | Senin, 1 Juni 2026 - 11:17
share

BIAK NUMFOR, iNews.id - Tim Gegana Brimob Polda Papua dikerahkan ke Kabupaten Biak Numfor untuk sterilisasi dan penyisiran pascaledakan bom sisa Perang Dunia II di kompleks perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota. Ledakan bom tersebut menewaskan lima warga dan membuat tiga orang lainnya masih dalam pencarian.

Sebanyak 15 personel Gegana dijadwalkan tiba di Biak pada Senin (1/6/2026). Tim khusus penjinak bom itu akan memeriksa menyeluruh di lokasi ledakan guna memastikan tidak ada lagi material berbahaya yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan fokus aparat saat ini masih tertuju pada penanganan korban, evakuasi warga terdampak, serta pengamanan lokasi kejadian.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian," ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurut Kombes Cahyo, pengerahan tim gegana dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang tersisa di sekitar lokasi ledakan.

"Fokus adalah pengamanan TKP, jangan sampai masih ada barang-barang lain yang membahayakan baik petugas maupun masyarakat," katanya.

Di tengah proses sterilisasi, aparat gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap tiga korban yang hingga kini belum ditemukan. Pencarian dilakukan secara hati-hati mengingat lokasi ledakan belum sepenuhnya dinyatakan aman.

Sementara itu, pemerintah daerah menyatakan siap membantu proses pemakaman lima korban yang meninggal dunia dalam tragedi tersebut.

Polisi juga masih menyelidiki untuk mengungkap penyebab pasti ledakan, termasuk menelusuri kronologi kejadian dan kemungkinan faktor lain yang melatarbelakangi insiden tersebut.

Kapolres Polres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, mengatakan area ledakan telah dipasangi garis polisi untuk mencegah warga mendekati lokasi yang masih berisiko.

"Kami sudah melakukan police line dan mengamankan tempat kejadian perkara. Pengamanan dilakukan bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait," kata Ari, Senin (1/6/2026).

Pengamanan melibatkan personel Polres Biak Numfor, Kodim 1708/Biak Numfor, Basarnas, Yonif TP Biak, Kopasgat TNI AU, serta Brimob Kompi 4 Polda Papua yang bertugas di wilayah Biak.

Selain menyebabkan lima korban jiwa dan tiga orang hilang, ledakan tersebut juga mengakibatkan 19 warga mengalami luka ringan. Sebanyak 55 jiwa terpaksa mengungsi karena khawatir adanya ledakan susulan.

Topik Menarik