Balita 2 Tahun di Balikpapan Jatuh ke Parit Depan Rumah, Ditemukan Tewas

Balita 2 Tahun di Balikpapan Jatuh ke Parit Depan Rumah, Ditemukan Tewas

Nasional | inews | Senin, 1 Juni 2026 - 09:11
share

BALIKPAPAN, iNews.id – Nasib tragis menimpa seorang balita laki-laki berinisial KN (2) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Bocah tersebut ditemukan tewas diduga terjatuh dan tenggelam di parit depan rumahnya saat bermain, Minggu (31/5/2026).

Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Mangga 5, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, ketika kawasan tersebut diguyur hujan sejak pagi hari.

Kapolsek Balikpapan Timur AKP M Chusen mengatakan, sebelum kejadian korban masih terlihat bermain di halaman depan rumah pukul 10.00 WITA. Namun tak lama kemudian, keluarga menyadari korban sudah tidak berada di lokasi. Pencarian pun dilakukan di sekitar rumah.

"Saat dicari, keluarga hanya menemukan sandal korban berada dekat parit yang ada di depan rumah," ujar Chusen, Minggu (31/5/2026).

Penemuan sandal tersebut membuat keluarga menduga korban terjatuh ke dalam saluran air yang berada tepat di depan rumah.

Warga sekitar kemudian ikut membantu mencari di sepanjang aliran parit yang saat itu dipenuhi debit air akibat hujan. Pencarian berlangsung sekitar 40 menit hingga akhirnya korban ditemukan di bawah jembatan wilayah Selili RT 100.

Lokasi penemuan korban berada cukup jauh dari titik awal diduga terjatuh.

"Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi warga bersama keluarga," katanya.

Setelah ditemukan, korban segera dibawa ke RS Medika Manggar untuk mendapatkan pertolongan medis.

Tim medis sempat melakukan pemeriksaan dan tindakan resusitasi. Namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia pukul 11.00 WITA.

Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit kepada kepolisian, saat tiba di Instalasi Gawat Darurat, korban sudah tidak bernapas dan tidak memiliki denyut nadi. Selain itu, ditemukan tanda-tanda kekurangan oksigen yang mengarah pada kondisi tenggelam.

Polisi menduga peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni. Saluran parit yang terbuka dengan arus cukup deras saat hujan diduga membuat korban terseret aliran air hingga terbawa jauh dari lokasi awal.

"Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain di sekitar saluran air maupun drainase terbuka," ucapnya.

Topik Menarik