Melayat, KSP Dudung: Ryamizard Ryacudu Prajurit Sejati

Melayat, KSP Dudung: Ryamizard Ryacudu Prajurit Sejati

Nasional | okezone | Minggu, 31 Mei 2026 - 20:43
share

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman datang melayat ke rumah duka mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Perumahan Puri Wira Bhakti 1/1B, Cikeas, Bogor, pada Minggu (31/5/2026) malam. Dudung mengenang Ryamizard sebagai sosok prajurit sejati.

"Beliau prajurit sejati, prajurit tulen yang betul-betul prajurit profesional, prajurit pejuang. Beliau tidak kenal menyerah bagaimana mengembangkan organisasi, banyak hal hal yang beliau kembangkan," ujarnya di rumah duka, Minggu.

Menurutnya, Staf Kepresidenan menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ryamizard. Ia pun mengenang sosok almarhum, yang saat menjabat Kepala Staf Angkatan Darat, dirinya bertugas sebagai Komandan Batalyon.

"Beliaulah yang mengarahkan, memimpin pada saat kita melaksanakan operasi darurat militer di Aceh. Beliau juga yang menerapkan tentang bagaimana TNI harus kembali ke barak," tuturnya.

"Beliau mengembangkan bagaimana prajurit itu profesional di dalam bidangnya. Sehingga saya merasa kehilangan beliau, dan semasa sakitnya saya sering datang ke sini, ke rumah sakit, karena memang sangat dekat dengan beliau," jelas Dudung.

Dudung menceritakan momen kedekatannya dengan Ryamizard, termasuk pengalaman saat bertugas bersama. Ketika Ryamizard menjabat Kepala Staf Angkatan Darat dan dirinya menjadi Komandan Batalyon di Aceh, memberikan banyak arahan penting selama pelaksanaan tugas.

"Terutama menyampaikan di Aceh itu bukan musuh kita. Sehingga pendekatannya pendekatan manusiawi, jangan ingin membunuh dan sebagainya. Itulah yang saya pegang," paparnya.

Dia mengungkapkan, Ryamizard selalu menekankan kepada prajurit agar mencintai rakyat. Karena itu, dirinya menjalankan pembinaan teritorial sesuai arahan almarhum untuk selalu dekat dengan masyarakat. Sebab, TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

"Yang terkenal di jajaran TNI Angkatan Darat, tidak usah berbicara tentang pembinaan teritorial yang muluk-muluk, hanya satu saja kalimatnya adalah 'baik-baik dengan rakyat'. Itu beliau sering sampaikan," bebernya.

Dudung mengaku sangat kehilangan atas wafatnya Ryamizard yang telah berjasa bagi bangsa dan negara, termasuk bagi dirinya secara pribadi. Menurutnya, Ryamizard meninggal dunia akibat komplikasi penyakit.

"Oh, sakitnya beliau komplikasi sih. Stroke, dan sebagainya. Kita doakan, beliau orang sangat baik. Sangat baik. Mudah-mudahan saya yakinlah, insya Allah kita doakan beliau akan diterima di sisi Allah SWT," ujarnya.

Dia menambahkan, jenazah Ryamizard rencananya akan dimakamkan di TMPN Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin 1 Juni 2026, setelah terlebih dahulu disemayamkan di Kementerian Pertahanan RI dan dilepas Wakil Menteri Pertahanan. Menurut informasi yang diterimanya, Presiden RI Prabowo Subianto kemungkinan akan menghadiri prosesi pemakaman tersebut.

"Saya belum monitor, cuma saya dapat informasi besok akan disemayamkan di Kemhan, pelepasan oleh Wamen, irupnya Menhan kalau nggak salah. Informasi terkini, insya Allah mungkin Bapak Presiden akan hadir. Masih satu angkatan dengan beliau. Insya Allah, mudah-mudahan," katanya.

Topik Menarik