Jaga Kualitas Udara saat Kemarau, BMKG Pasang Alat OMC di Gedung Tinggi Jakarta
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tengah menyiapkan langkah antisipasi menjaga kualitas udara saat musim kemarau di wilayah Jakarta. Salah satunya dengan memasang alat operasi modifikasi cuaca (OMC) di sejumlah gedung tinggi di Ibu Kota.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fatani mengatakan, teknologi itu disiapkan sebagai langkah intervensi ketika Jakarta mengalami periode panjang tanpa hujan yang berpotensi menurunkan kualitas udara.
Baca juga: Hadapi Super El Nino di Musim Kemarau, BMKG Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca
“Di gedung-gedung tinggi di Jakarta ini BMKG bekerja sama juga dengan BPBD DKI Jakarta dengan banyak pihak, kita memasang semacam ground-based generator. Jadi ketika Jakarta dua minggu, tiga minggu tidak ada hujan sama sekali itu kan kualitas udaranya akan menurun,” kata Teuku di Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Minggu (24/5/2026).
Teuku menjelaskan, alat tersebut akan digunakan untuk melepaskan bahan semai berupa uap air maupun flare khusus saat terdapat potensi awan. Tujuannya, agar hujan dapat turun guna membantu memperbaiki kualitas udara Jakarta.KPK Dalami Modus Bupati Tulungagung Peras Bawahannya Lewat Surat Pernyataan Pengunduran Diri
“Jadi kita akan melepaskan bahan semai apakah itu uap air ataukah flare khusus untuk apabila ada awan dia dapat menghujankan sehingga Jakarta dapat dalam kondisi kualitas udara yang lebih baik,” ujarnya.
Baca juga: Kenapa Masih Hujan Saat El Nino Godzilla? Ini Penjelasan Ahli IPB
Meski demikian, Teuku belum memerinci jumlah maupun lokasi gedung yang telah dipasangi perangkat tersebut. Ia mengatakan detail terkait pemasangan generator akan disampaikan kemudian.
“Kalau detailnya nanti mungkin saya sampaikan,” imbuhnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BMKG menghadapi musim kemarau dan super El Nino 2026 yang diperkirakan lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG juga memperkuat operasi modifikasi cuaca di berbagai daerah untuk mengantisipasi dampak El Nino, mulai dari menjaga tampungan air hingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).










